Padang, Rakyatterkini.com – PT Hutama Karya (Persero) memastikan seluruh layanan operasional di ruas jalan tol yang dikelolanya tetap berjalan normal dan terkendali, meskipun terjadi gangguan pemadaman listrik massal dari PLN di sejumlah wilayah Sumatera.
Perusahaan menyampaikan bahwa seluruh gerbang tol dan fasilitas pendukung yang terdampak langsung ditopang oleh pasokan listrik cadangan dari genset. Dengan dukungan tersebut, layanan transaksi, pengaturan lalu lintas, hingga fasilitas di rest area tetap beroperasi tanpa hambatan berarti.
Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah cepat dan antisipatif sejak awal gangguan terjadi. Upaya tersebut meliputi pemantauan intensif di lapangan, pengoperasian genset di titik terdampak, penguatan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), serta kesiapan seluruh perangkat pendukung layanan transaksi.
Sejak gangguan listrik berlangsung, tim operasional langsung mengalihkan suplai daya ke sistem cadangan di gerbang tol maupun rest area. Hingga saat ini, pelayanan transaksi tetap berjalan normal, arus kendaraan terpantau lancar, dan tidak terjadi penumpukan antrean yang signifikan.
Di Regional Sumatera Bagian Selatan, yang mencakup ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Palembang–Indralaya (Palindra), Indralaya–Prabumulih (Indraprabu), serta Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba), operasional jalan tol dilaporkan tetap aman dan stabil.
Beberapa titik seperti GT Prabumulih telah beroperasi dengan dukungan genset dan ketersediaan BBM yang memadai. Sementara itu, GT Bengkulu masih mendapatkan suplai listrik PLN dengan genset dalam kondisi siaga. Adapun ruas Terpeka dan Palindra tetap berjalan normal dengan layanan transaksi serta lalu lintas yang lancar.
Untuk Regional Sumatera Bagian Tengah, meliputi ruas Pekanbaru–Dumai (Permai), Pekanbaru–Bangkinang–XIII Koto Kampar (Pekbangkopar), dan Padang–Sicincin (Pacin), operasional juga tetap terkendali.
Sejumlah gerbang tol yang terdampak telah ditopang genset, seperti GT Sungai Pinang dan GT Bangkinang. Di beberapa titik lainnya, termasuk GT XIII Koto Kampar dan ruas Padang–Sicincin, pasokan listrik PLN sudah kembali normal. Hutama Karya juga terus memastikan ketersediaan BBM untuk genset di ruas Permai agar layanan tetap optimal.
Sementara itu, di Regional Sumatera Bagian Utara yang mencakup ruas Binjai–Langsa (Binsa), Indrapura–Kisaran (Inkis), dan Sigli–Banda Aceh (Sibanceh), sejumlah gerbang tol dan tempat istirahat juga tetap beroperasi dengan dukungan genset, cadangan BBM, serta perangkat transaksi. Beberapa lokasi bahkan telah kembali menerima pasokan listrik PLN, sementara rest area tetap berjalan dengan dukungan daya cadangan.
Untuk ruas Betung–Tempino–Jambi (Betejam), GT Pijoan dan GT Muaro Sebapo terpantau kembali normal dengan suplai PLN. Sedangkan GT Bayung Lencir masih mengalami gangguan dan telah dialihkan ke genset dengan dukungan BBM serta kesiapan cadangan energi. Aktivitas lalu lintas dan transaksi di ruas ini tetap berjalan lancar.
Hutama Karya menegaskan bahwa petugas operasional, tim lalu lintas, dan unit pemeliharaan tetap siaga penuh di lapangan untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi pengguna.
Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan guna memantau perkembangan pasokan listrik PLN serta memastikan kesiapan seluruh sistem cadangan di setiap titik layanan.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat berkendara, memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum masuk gerbang tol, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami berkomitmen menjaga layanan tetap optimal selama gangguan berlangsung,” ujar Hamdani.(da*)


