Jakarta, Rakyatterkini.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang kawasan timur laut Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (20/5/2026) sore. Getaran akibat gempa tersebut juga terasa hingga wilayah Kabupaten Dompu.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyampaikan bahwa guncangan dirasakan di beberapa daerah dengan tingkat intensitas III MMI.
“Gempa ini dirasakan di Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu dengan skala III MMI, di mana getaran terasa jelas di dalam rumah, seperti ada kendaraan berat yang melintas,” jelasnya.
BMKG kemudian melakukan pembaruan data dengan menyebut kekuatan gempa menjadi magnitudo 4,9. Titik pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,14° LS dan 119,21° BT, sekitar 12 kilometer di arah timur Wera, Bima, dengan kedalaman 12 kilometer.
Berdasarkan lokasi pusat dan kedalamannya, gempa tersebut termasuk jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar naik di belakang busur Flores.
Analisis mekanisme sumber juga menunjukkan bahwa pergerakan gempa bersifat naik (thrust fault).
Sampai pukul 17.50 WIB, BMKG mencatat adanya satu kali gempa susulan. Selain itu, hasil pemodelan memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.(da*)


