Padang, Rakyatterkini.com- DPD LDII Kota Padang menggelar pertemuan dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran, di kediaman resmi wali kota pada Selasa (19/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkuat kerja sama antara LDII dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya Padang sebagai kota yang religius, berkembang, dan kompetitif.
Ketua DPD LDII Kota Padang, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mempererat sinergi dengan pemerintah.
Ia menegaskan kesiapan LDII untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui dakwah dan pembinaan umat, tetapi juga dalam pembentukan karakter generasi muda, sektor pendidikan, serta dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah.
Dalam diskusi itu, sejumlah program strategis turut menjadi pembahasan, termasuk penguatan program Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang. Iqbal menjelaskan bahwa peran surau atau masjid diharapkan tidak sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, moral generasi muda, serta penguatan nilai sosial di tengah masyarakat.
Ia juga menyinggung program unggulan Pemko Padang yang dikenal dengan “Satujuan”, yang mencakup sembilan program utama seperti Subuh Mubarak dan Smart Surau. Menurutnya, program-program tersebut sejalan dengan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan apresiasi terhadap kontribusi LDII yang dinilai aktif dalam berbagai kegiatan positif di masyarakat. Ia juga mengapresiasi prestasi LDII yang berhasil meraih Juara 1 Ormas Award sebagai bukti kiprah organisasi tersebut dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Padang.
Fadly menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung kegiatan pembinaan umat dan generasi muda yang dilakukan LDII.
Ia bahkan menyatakan kesediaannya untuk menghadiri kegiatan Permata CAI ke-47 LDII Kota Padang yang direncanakan berlangsung pada Juli mendatang. Selain itu, ia juga membuka kemungkinan penggunaan rumah dinas wali kota untuk kegiatan pengajian LDII.
Selain isu pembinaan masyarakat, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya promosi budaya dan pariwisata Kota Padang secara lebih luas. Fadly berharap Majalah Nuansa milik LDII dapat terus konsisten mengangkat potensi lokal, termasuk budaya dan destinasi wisata daerah.
Ia menambahkan bahwa perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357 tahun ini yang dikemas dalam konsep festival gastronomi dan budaya di kawasan Kota Tua membutuhkan dukungan semua pihak. Menurutnya, potensi kuliner, budaya, dan pariwisata Padang perlu terus dipromosikan agar semakin dikenal di tingkat nasional.(da*)


