Notification

×

Iklan

DVI Polda Sumsel Identifikasi 10 Korban Kecelakaan Bus ALS

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:44 WIB Last Updated 2026-05-07T23:02:21Z

Korban tewas kecelakaan bus ALS dengan truk tangki BBM.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengidentifikasi 10 dari 16 korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Bus ALS dan truk tangki BBM yang terjadi di wilayah Musi Rawas Utara.


Seluruh kantong jenazah telah diterima di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang sejak Kamis (7/5/2026) dini hari pukul 05.10 WIB.


Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Biddokkes Polda Sumsel dengan dukungan Pusdokkes Mabes Polri. Hingga pukul 08.00 WIB, sudah 10 korban meninggal dunia yang berhasil dikenali identitasnya.


Berikut daftar korban yang telah teridentifikasi:

  1. Aryanto (49), sopir truk tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau
  2. Martono (48), penumpang truk tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara
  3. Alif (44), sopir Bus ALS, warga Jawa Tengah
  4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan
  5. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan
  6. Relodo, penumpang Bus ALS
  7. Zulkifli, penumpang Bus ALS
  8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS
  9. Rani, penumpang Bus ALS (istri Aldi Sulistiawan)
  10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani


Selain itu, terdapat beberapa korban luka yang masih menjalani perawatan di RSUD Rupit, yaitu:

  • Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar
  • Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar
  • Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal, mengalami luka bakar
  • M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS asal Riau, mengalami luka ringan berupa lecet


Polda Sumsel juga membuka layanan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk membantu masyarakat yang ingin mencari informasi resmi terkait korban.


“Kami memastikan seluruh proses identifikasi dan penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Nandang.(da*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update