Notification

×

Iklan

Dua Jemaah Haji Wafat di Madinah, Total Jadi 7 Orang

Minggu, 03 Mei 2026 | 12:40 WIB Last Updated 2026-05-03T05:40:00Z

Ilustrasi

Jakarta ,Rakyatterkini.com– Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan kabar duka atas meninggalnya dua jemaah haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi. Dengan adanya tambahan ini, total jemaah haji Indonesia yang wafat selama musim haji tahun ini menjadi tujuh orang.

Dua jemaah yang berpulang tersebut adalah Siti Sri Rahayu Sanusi dari kelompok terbang (kloter) SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan, serta Endar Jaya Purwadi dari kloter BPN-01 asal Kota Samarinda. Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, menyampaikan doa agar seluruh almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.

Ia menyebutkan, jumlah jemaah yang meninggal dunia hingga saat ini telah mencapai tujuh orang.

Di sisi lain, Kemenhaj memastikan pelayanan kesehatan bagi jemaah terus berjalan optimal. Data mencatat sebanyak 5.576 jemaah mendapatkan perawatan jalan, 105 orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 125 lainnya dirawat di rumah sakit di Arab Saudi. Saat ini, masih ada 39 jemaah yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat.

Hasan juga memastikan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi yang telah memasuki hari ke-12 berjalan dengan lancar. Proses keberangkatan dari Indonesia, kedatangan di Arab Saudi, hingga perpindahan jemaah dari Madinah ke Makkah berlangsung dengan tertib dan terorganisir.

Berdasarkan data hingga 1 Mei 2026, sebanyak 175 kloter yang membawa 68.082 jemaah serta 697 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Sementara itu, jemaah yang sudah tiba di Madinah mencapai 165 kloter dengan jumlah 64.129 orang, sedangkan yang sudah berada di Makkah tercatat 19 kloter dengan 7.387 jemaah.

Perpindahan jemaah dari Madinah menuju Makkah dilakukan secara bertahap dengan pengawasan petugas di setiap titik layanan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan.

Kemenhaj juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan di tengah suhu panas, menghindari membawa barang berlebihan, mengatur waktu ibadah di Masjidil Haram, memperbanyak minum air putih, serta segera melapor jika mengalami gangguan kesehatan.

Menurut Hasan, pihaknya berkomitmen memberikan layanan terbaik agar seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan, termasuk memberikan perhatian khusus bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

Terkait pelaksanaan dam, Kemenhaj menegaskan bahwa pembayaran harus dilakukan melalui program resmi Pemerintah Arab Saudi, yaitu Adhahi. Jemaah diimbau tidak melakukan transaksi di luar mekanisme yang telah ditetapkan, termasuk membeli hewan kurban secara mandiri di pasar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update