Padang, Rakyatterkini.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat menginformasikan bahwa dua calon jemaah haji dari provinsi tersebut dipastikan tidak dapat berangkat pada musim haji 1447 Hijriah karena mengalami gangguan kesehatan.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, di Kota Padang, Sabtu, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan keduanya tidak memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan ke Tanah Suci.
“Keduanya batal berangkat tahun ini karena hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk terbang ke Tanah Suci,” ujarnya.
Rifki menyampaikan bahwa kedua calon haji tersebut sebelumnya telah masuk ke Asrama Haji Embarkasi Padang untuk menjalani masa karantina sebelum keberangkatan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan oleh petugas, keduanya dinyatakan tidak memenuhi kriteria istithaah dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kedua jemaah yang batal berangkat itu berasal dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Tanah Datar, dan termasuk dalam kategori lanjut usia serta memiliki risiko kesehatan tinggi.
Meski tidak bisa berangkat pada tahun ini, keduanya masih memiliki kesempatan untuk menunaikan ibadah haji pada musim berikutnya. Apabila pada tahun depan kondisi kesehatan masih belum memungkinkan, hak keberangkatan tersebut dapat dialihkan kepada anggota keluarga.
Rifki juga menjelaskan bahwa secara umum sekitar 26 persen jemaah haji dari Embarkasi Padang merupakan lansia atau masuk kategori risiko tinggi pada musim haji tahun ini.
“Dari total sekitar 5.400 jemaah yang berangkat, sekitar 26 persen merupakan lansia. Awalnya ada 5.402 orang, tetapi dua kursi harus dikosongkan karena batal berangkat,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa hingga saat ini terdapat dua jemaah haji asal Embarkasi Padang yang meninggal dunia di Tanah Suci. Pihak Kemenhaj telah berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terkait penanganan lebih lanjut.
“Seluruh hak jemaah akan dipenuhi, termasuk badal haji serta klaim asuransi yang akan diserahkan kepada pihak keluarga,” tutupnya.(da*)


