Notification

×

Iklan

Dirut KAI Disorot Usai Tragedi KA di Bekasi Timur

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:05 WIB Last Updated 2026-05-02T06:05:00Z

Profil Dirut KAI Bobby Rasyidin

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sosok Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, tengah menjadi perhatian publik setelah insiden tabrakan antara KA Agro Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line jurusan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa tragis tersebut menyebabkan 16 penumpang meninggal dunia.

Nama Bobby ramai diperbincangkan setelah beredar foto dirinya yang terlihat duduk termenung di peron, dengan latar gerbong KRL yang rusak parah. Ia tampak mengenakan kemeja putih yang sudah tidak rapi seperti saat pertama tiba di lokasi.

Lengan bajunya tergulung, sementara tangannya menopang dagu. Tatapannya terlihat kosong, seolah memikirkan kondisi para korban akibat kecelakaan tersebut.

Pasca kejadian, Bobby sempat mendapat desakan untuk mundur dari jabatannya oleh anggota DPR RI, Firnando Ganinduto. Namun, di sisi lain, banyak warganet justru memberikan dukungan agar ia tetap memimpin KAI.

“Semoga sehat selalu Pak @bobby.rasydin beserta keluarga. Doa terbaik dari kami rakyat Indonesia,” tulis salah satu pengguna media sosial, @wijayaaditia92.

Latar belakang Bobby Rasyidin pun ikut menjadi sorotan. Berdasarkan sejumlah sumber, ia merupakan putra asal Minangkabau yang lahir di Padang pada 31 Oktober 1974. Ia adalah anak dari Asnil Sahim dan Elly Asnil.

Ayahnya, almarhum Asnil Sahim, dikenal sebagai guru besar di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas serta termasuk perintis bidang Kardiologi dan Vaskular di RSUP M Djamil Padang.

Dalam hal pendidikan, Bobby menempuh sekolah menengah di SMPN 1 Padang dan SMAN 1 Padang. Ia kemudian melanjutkan studi ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar sarjana di bidang Telekomunikasi. Selanjutnya, ia memperoleh gelar MBA dari UNSW Sydney, Australia.

Sebelum menjabat di KAI, Bobby pernah memimpin PT Len Industri sebagai Direktur Utama pada periode 2020 hingga 2025. Setelah itu, ia sempat dipercaya sebagai komisaris di perusahaan tersebut.

Pada 12 Agustus 2025, Bobby resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, menggantikan Didiek Hartantyo yang sebelumnya menjabat sejak Mei 2020.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update