Notification

×

Iklan

WI Sumbar Gelar Rakerprov, Fokus Pembinaan Atlet

Selasa, 21 April 2026 | 07:19 WIB Last Updated 2026-04-21T00:19:00Z

Rakerprov Wushu Indonesia Sumbar.

Padang, Rakyatterkini.com– Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Sumatera Barat mengadakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Padang pada Minggu (19/4/2026) dengan mengangkat tema “Sinergitas dalam Pembinaan Atlet untuk Prestasi”. Kegiatan ini dihadiri oleh 15 pengurus cabang (Pengcab).

Ketua Umum Pengprov WI Sumbar, Yanisman, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasi atlet melalui program pembinaan yang berkesinambungan. Ia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari mengikuti kejuaraan tingkat nasional, menggelar kejuaraan daerah, hingga pembinaan wasit dan juri untuk memperkuat kualitas organisasi dan atlet.

“WI Sumbar terus berusaha meningkatkan prestasi atlet lewat keikutsertaan di berbagai kejuaraan nasional, penyelenggaraan event tingkat provinsi, serta pelatihan wasit dan juri,” ujar Yanisman.

Ia juga menilai Porprov 2026 menjadi ajang penting untuk mengukur hasil pembinaan selama ini sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

“Porprov adalah momen untuk melihat sejauh mana pembinaan yang sudah berjalan. Kami sangat mendukung dan siap berkontribusi dalam menyukseskannya, baik dari sisi atlet maupun perangkat pertandingan,” tambahnya.

Yanisman menekankan pentingnya pemerataan pembinaan wushu di seluruh kabupaten dan kota agar potensi atlet dapat berkembang lebih merata. Ia juga menyebutkan bahwa program latihan berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing atlet.

“Kami terus mengoptimalkan pemusatan latihan sebagai langkah strategis, meskipun hasilnya belum sepenuhnya maksimal,” jelasnya.

Di sisi lain, prestasi wushu Sumatera Barat mulai menunjukkan perkembangan positif di tingkat nasional. Pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta, kontingen Sumbar berhasil membawa pulang dua medali perak dan satu perunggu.

Terkait pelaksanaan Porprov 2026, Yanisman menyebutkan bahwa cabang olahraga wushu berpotensi dipertandingkan di Kota Bukittinggi, meski keputusan final masih menunggu penetapan dari pemerintah daerah.

“Sudah delapan tahun Sumbar tidak menggelar Porprov. Ini saat yang tepat untuk kebangkitan prestasi olahraga, khususnya wushu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyoroti pentingnya tata kelola organisasi dalam mendukung pencapaian prestasi. Ia menilai pelaksanaan Rakerprov menunjukkan bahwa WI Sumbar telah menjalankan organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

“Prestasi tidak akan tercapai tanpa pengelolaan organisasi yang baik. WI Sumbar sudah membuktikan mampu berprestasi di level nasional,” ujarnya.

Hamdanus juga memastikan bahwa Porprov 2026 tetap akan digelar meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Ia menyebutkan sudah ada tujuh kepala daerah yang menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah berbagai cabang olahraga.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Porprov akan menjadi dasar penting dalam pemetaan atlet menuju ajang yang lebih besar seperti Porwil dan Pra PON 2027, hingga PON 2028 yang direncanakan berlangsung di NTB-NTB.

KONI Sumbar menargetkan dapat menembus 10 besar pada PON 2028 dengan perolehan sekitar 20 medali emas.

“Target harus jelas. Jika tidak, berarti tidak ada keseriusan. Dengan kebersamaan, kita optimistis bisa mencapainya,” tutup Hamdanus.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update