Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif melalui berbagai program nyata.
Salah satunya ditandai dengan dibukanya Festival Literasi Kota Padang 2026 oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan bahwa penguatan budaya literasi menjadi pondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas di era digital yang semakin berkembang pesat. Ia juga menyebut bahwa makna literasi saat ini tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis.
“Literasi kini memiliki cakupan yang lebih luas, yaitu kemampuan memahami, mengolah, serta memanfaatkan informasi secara tepat dan bijak. Perpustakaan juga harus berkembang menjadi ruang edukasi dan kolaborasi masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi yang kritis, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Fadly.
Ia menambahkan bahwa penguatan literasi ini merupakan bagian dari Program Unggulan Padang Juara yang fokus pada peningkatan kualitas SDM, khususnya generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah.
Pemko Padang juga terus berupaya meningkatkan indeks literasi masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Kehadiran Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah serta optimalisasi Bagindo Aziz Chan Youth Center diharapkan menjadi pusat kreativitas dan pengembangan karakter pemuda.
“Kita telah menghadirkan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Kota Padang sebagai ruang literasi sekaligus wadah pengembangan kreativitas. Manfaatkan fasilitas ini sebagai ruang belajar yang terbuka dan inklusif untuk melahirkan generasi yang berpengetahuan luas dan berdaya saing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kota Padang, Heriza Syafani, menyampaikan bahwa Festival Literasi Kota Padang 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan hasil kolaborasi antara Pemko Padang, jaringan toko buku Gramedia, serta berbagai komunitas literasi. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 24 April hingga 3 Mei 2026.
“Melalui festival ini, kami ingin mendekatkan masyarakat dengan buku sekaligus mendorong tumbuhnya budaya membaca dan menulis, terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan ini juga bertepatan dengan Hari Buku Sedunia serta menyambut Hari Pendidikan Nasional,” jelasnya.
Mengusung tema “Perpustakaan Keren Menghasilkan Penulis Paten”, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti bedah buku, diskusi literasi, hingga pelatihan dan workshop kepenulisan yang melibatkan pelajar, mahasiswa, guru, hingga komunitas literasi. Selain itu, juga tersedia bazar buku dengan diskon hingga 90 persen.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap penggerak literasi, pada pembukaan acara tersebut juga dilakukan pengukuhan dr. Dian Puspita Fadly Amran sebagai Bunda Literasi Kota Padang.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perpusip Provinsi Sumatera Barat Oni Fajar Syahdi, jajaran kepala dinas perpustakaan kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Pj Sekda Kota Padang Raju Minropa, pimpinan OPD Pemko Padang, perwakilan Gramedia, serta ratusan pegiat literasi.(da*)


