Padang, Rakyatterkini.com — Media sosial kembali diramaikan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan penggerebekan terhadap sepasang muda-mudi di sebuah rumah kos di kawasan Kota Padang pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.
Awalnya, lokasi kejadian disebut berada di daerah Limau Manis, Kecamatan Pauh. Namun, informasi terbaru menyebutkan peristiwa tersebut terjadi di kawasan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria dalam kondisi panik berusaha melarikan diri saat pemilik kos bersama sejumlah warga mendatangi kamar. Pria tersebut bahkan nekat mencoba kabur tanpa mengenakan pakaian.
Kejadian ini bermula dari kecurigaan pemilik kos dan penghuni lain yang melihat seorang pria tak dikenal masuk ke kamar salah satu mahasiswi. Karena merasa ada hal yang tidak biasa, mereka kemudian memutuskan untuk memeriksa langsung kamar tersebut.
Saat pintu kamar dibuka secara paksa, situasi langsung menjadi tegang. Pria yang berada di dalam kamar mencoba melarikan diri melalui jendela. Namun usahanya tidak berhasil karena posisi kamar berada di lantai dua tanpa jalur pelarian yang aman.
Seorang saksi menyebutkan bahwa pria tersebut sempat berusaha kabur tanpa busana, tetapi akhirnya menyerah karena terjebak dan tidak memiliki jalan keluar.
Di hadapan pemilik kos dan warga, pasangan tersebut akhirnya mengakui perbuatannya. Hingga kini, identitas keduanya masih belum dipublikasikan dan masih dalam proses penelusuran oleh pihak terkait.
Saat ini, pihak berwenang juga tengah mengumpulkan keterangan guna mengetahui kronologi lengkap kejadian serta menentukan langkah selanjutnya.
Video penggerebekan tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.
Beberapa komentar bernada heran hingga sindiran bermunculan. Ada yang menyoroti aksi nekat pria tersebut, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga perilaku, khususnya bagi mahasiswa yang merantau.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan anak yang tinggal jauh dari rumah.
Selain itu, warga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban lingkungan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang, serta menghindari tindakan main hakim sendiri.(da*)


