Notification

×

Iklan

Trump Beri Iran 48 Jam Buka Selat Hormuz

Minggu, 05 April 2026 | 18:16 WIB Last Updated 2026-04-05T11:16:00Z

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Sabtu (4/4/2026), memperingatkan bahwa waktu bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz hanya tersisa 48 jam. 

Trump sebelumnya menunda ancaman serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama 10 hari, yang akan berakhir pada Senin (6/4/2026).

“Ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz, itu bukan ancaman kosong. Kini waktu hampir habis, tersisa 48 jam sebelum konsekuensi serius terjadi. Segala puji bagi Tuhan!” tulis Trump melalui akun media sosial Truth Social.

Iran, di sisi lain, menegaskan tidak gentar terhadap tekanan AS, termasuk terkait Selat Hormuz. Negara ini menyatakan jalur perairan strategis itu hanya akan dibuka bagi negara yang tidak memusuhi Iran.

Ketegangan kian meningkat setelah Angkatan Bersenjata Iran melancarkan serangan drone terhadap kapal dagang MSC Ishika, yang memiliki kaitan dengan Israel, di Selat Hormuz. Serangan itu menimbulkan kebakaran hebat di kapal tersebut.

“Drone menyerang kapal MSC Ishika, yang terkait dengan rezim Zionis, di wilayah Selat Hormuz. Kapal mengalami kebakaran parah,” ungkap pernyataan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Situasi ini menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global. Pemblokadean tersebut berdampak pada produksi dan ekspor minyak regional, mendorong harga energi dunia naik.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update