![]() |
| Ketua DPD NasDem Kota Gunungsitoli, Ridwan Saleh Zega. |
Gunungsitoli, Rakyatterkini.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Gunungsitoli menyatakan sikap keras dengan mengecam dan mengutuk pemberitaan yang ditampilkan pada sampul (cover) Majalah Tempo yang memuat karikatur diduga menggambarkan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh.
Penolakan keras tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai NasDem Kota Gunungsitoli, H. Ridwan Saleh Zega, SAP, kepada Rakyatterkini.com Kamis (16/4/2026).
Ridwan menegaskan, di bawah kepemimpinan Surya Paloh bersama Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, partai merupakan organisasi yang terbuka terhadap masukan dan kritik dari publik.
Namun, kritik tersebut seharusnya disampaikan secara objektif, membangun, dan substansif, bukan melalui cara yang justru merendahkan martabat dan berpotensi menebar fitnah.
"Seyogyanya kritik disampaikan secara objektif dan substantif, tanpa membuat framing visual yang malah terkesan merendahkan martabat seseorang dan berpotensi menimbulkan fitnah," ujar Ridwan.
Politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 DPRD Kota Gunungsitoli ini menilai, Surya Paloh bukan sekadar figur partai, melainkan sosok patriot dan tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan demokrasi serta pembangunan nasional.
Oleh karena itu, pencitraan melalui karikatur tersebut dinilai sudah sangat melampaui batas kewajaran dan etika pemberitaan.
"Itu bukan lagi bentuk kritik. Itu adalah penghinaan terang-terangan kepada seluruh kader dan keluarga besar Partai NasDem," tegas Ridwan Zega dengan nada tegas.
Dalam kesempatan yang sama, Ridwan juga mengimbau seluruh kader NasDem di Kota Gunungsitoli dan masyarakat luas agar tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang dinilai melanggar kode etik jurnalistik tersebut.
Ia menegaskan pihaknya mengikuti penuh arahan dari Ketua DPW NasDem Sumatera Utara, Iskandar, untuk tetap menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
"Sesuai arahan Ketua DPW NasDem Sumut, seluruh kader diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi. Pihak DPW sendiri telah mengambil sikap tegas dengan menuntut Redaksi Tempo untuk melakukan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka selambat-lambatnya dalam waktu 3x24 jam," jelasnya.
"Kami akan terus menyuarakan hal ini hingga tuntutan hukum dan keadilan bagi Partai NasDem dipenuhi," pungkas Ridwan Zega. (lase)


