![]() |
| Wawako Sawahlunto, Jeffry Hibatullah. |
Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah resmi melantik kepengurusan rintisan Saka Yogaswara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sawahlunto, Rabu (15/4/2026).
Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat literasi demokrasi di kalangan generasi muda serta mendorong partisipasi publik dalam penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.
Pembentukan Saka Yogaswara merupakan inovasi KPU dalam menghadirkan ruang edukasi kepemiluan yang lebih adaptif, kontekstual, dan relevan bagi anak muda. Melalui wadah ini, pemahaman terhadap proses demokrasi diharapkan dapat tumbuh sejak dini secara sistematis dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Jeffry Hibatullah yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sawahlunto menegaskan pentingnya peran Saka Yogaswara sebagai motor penggerak literasi demokrasi.
Ia meminta agar organisasi tersebut mampu bergerak responsif serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata.
“Saka Yogaswara harus mampu meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap prinsip, asas, dan regulasi Pemilu. Kegiatannya harus konkret dan menyentuh langsung kebutuhan edukasi demokrasi di masyarakat,” ujar Jeffry.
Ia juga menyoroti kontribusi berbagai Satuan Karya (Saka) Pramuka di Sawahlunto yang selama ini dinilai telah memberikan dampak positif, baik dalam bidang edukasi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat menjadi referensi bagi Saka Yogaswara dalam mengembangkan program berbasis kepemiluan.
“Selama ini Saka-Saka Pramuka di Sawahlunto telah menunjukkan peran nyata dalam mendukung pelayanan masyarakat. Pola ini bisa direplikasi dan dikembangkan oleh Saka Yogaswara, khususnya dalam konteks pendidikan demokrasi,” tambahnya.
Melalui pembentukan Saka Yogaswara, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap terbangun ekosistem literasi demokrasi yang lebih inklusif dan partisipatif. Langkah ini juga dinilai penting untuk memperluas jangkauan edukasi kepemiluan hingga ke lapisan masyarakat, sekaligus menyiapkan generasi muda yang sadar politik, kritis, dan bertanggung jawab.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas demokrasi di tingkat lokal, di mana partisipasi publik yang cerdas dan terinformasi menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. (benny)


