Notification

×

Iklan

Rudy Repenaldi Jabat Kepala BPKPD Pariaman

Selasa, 07 April 2026 | 05:16 WIB Last Updated 2026-04-06T22:16:00Z

Rudy Repenaldi Rilis Resmi Nakhodai BPKPD Kota Pariaman

Pariaman, Rakyatterkini.com – Pelantikan pejabat manajerial di Aula Balaikota Pariaman, Senin (6/4/2026), menghadirkan suasana berbeda. Dari 54 nama yang dilantik, satu sosok menarik perhatian publik: Rudy Repenaldi Rilis.

Bagi masyarakat “Piaman Laweh”, Rudy bukanlah figur baru. Pria kelahiran 2 April 1979 ini sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman selama lima tahun. Hari ini, ia resmi menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman.

Perjalanan karier Rudy di dunia birokrasi dimulai sejak Maret 1998, ketika ia mengucapkan sumpah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Lulusan STPDN Angkatan 09 tahun 2001 ini meniti berbagai jenjang jabatan, dari eselon IV hingga mencapai posisi tertinggi ASN di tingkat kabupaten pada 2021. Selama menjabat di bawah kepemimpinan Bupati Suhatri Bur, Rudy dikenal sebagai birokrat visioner, mampu mengelola administrasi sekaligus memaksimalkan potensi daerah.

“Menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, tetapi pengabdian. Tugas kita memastikan kebijakan dilaksanakan dengan baik dan masyarakat merasakan manfaatnya,” ujar Rudy dalam sebuah kesempatan.

Meski sudah menempati posisi strategis, semangat belajar Rudy tetap tinggi. Peraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Negeri Padang (2012) ini percaya bahwa birokrasi terus berubah. Baginya, pemimpin yang berhenti belajar akan tertinggal.

Kemampuannya diuji ketika menjabat sebagai Kepala DPMPTP Padang Pariaman sebelum menjadi Sekda. Di sana, ia berhasil menyederhanakan proses perizinan dan meningkatkan arus investasi—pengalaman yang kini dibawa ke Kota Pariaman untuk menangani pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah.

Tugas Baru di Kota Pariaman
Pelantikan yang dipimpin Wali Kota Pariaman Yota Balad menandai awal perjalanan baru Rudy. Yota menekankan bahwa rotasi dan mutasi pejabat adalah bagian dari penyegaran organisasi.

“Saya berharap ASN Kota Pariaman bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya. Jika ada masalah pelayanan, Bapak dan Ibu lah yang harus memberikan penjelasan kepada masyarakat,” tegas Yota Balad.

Bagi sebagian orang, perpindahan Rudy dari posisi Sekda Kabupaten ke Kepala Badan di Kota mungkin terlihat sebagai perubahan jabatan. Namun bagi Rudy, ini merupakan “medan pengabdian” baru dengan semangat yang sama.

Kini, tantangan baru menanti di BPKPD Kota Pariaman. Di tengah tekanan untuk meningkatkan kemandirian fiskal, publik menantikan inovasi dari birokrat visioner ini untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan progresif, demi membuat Kota Pariaman semakin berkembang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update