Kota Pariaman, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Pariaman mulai menunjukkan arah baru dalam pengelolaan keuangan daerah melalui pelantikan pejabat yang digelar di Balai Kota pada Senin, 6 April 2026.
Langkah rotasi ini tidak sekadar seremoni, tetapi mencerminkan upaya penataan ulang kekuatan birokrasi agar lebih solid dan efektif.
Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Rudi Repenaldi Rilis. Ia kini meninggalkan jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman untuk mengemban tugas baru sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman.
Perpindahan ini dinilai strategis karena posisi tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal daerah.
Di tengah tuntutan keterbukaan anggaran dan percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pesisir, jabatan Kepala BPKPD menjadi kunci dalam mengatur pengeluaran serta meningkatkan pendapatan daerah. Dengan pengalaman panjang di dunia birokrasi, Rudi kini dipercaya mengelola keuangan kota secara langsung.
Pelantikan ini dipimpin oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan untuk menjaga dinamika kerja. Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Yota turut menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pejabat yang dilantik. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan disiplin dan etos kerja, mengoptimalkan kinerja, serta berani mengakui keterbatasan diri. Menurutnya, kejujuran dalam menjalankan tugas menjadi fondasi utama bagi terciptanya birokrasi yang efektif.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya keselarasan kerja aparatur sipil negara dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Setiap pejabat diminta mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat serta menjelaskan capaian pemerintah kepada publik.
Yota juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak bisa dicapai tanpa kerja sama yang baik antara ASN dan masyarakat. Kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan Kota Pariaman ke depan.
Dalam pelantikan tersebut, Alfian juga dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan setelah sebelumnya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja. Selain itu, sebanyak 17 pejabat administrator turut dirotasi, termasuk Willy Firmadian, Afdila, dan Firdaus yang menempati posisi penting di berbagai instansi.
Tidak hanya itu, sebanyak 35 pejabat pengawas juga dilantik, di antaranya Dafit Ardi dan Afrizon. Pergantian pejabat di berbagai level ini menunjukkan adanya upaya menyeluruh untuk menyegarkan struktur organisasi pemerintahan.
Meski banyak pejabat yang dilantik, perhatian utama tetap tertuju pada sektor keuangan daerah. Penunjukan Rudi di posisi strategis tersebut memunculkan harapan baru, terutama dalam meningkatkan disiplin anggaran dan menciptakan inovasi dalam pendapatan daerah.
Dengan kondisi fiskal yang terbatas dan tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat, keputusan ini menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kota Pariaman. Ke depan, kinerja pengelolaan keuangan daerah akan menjadi tolok ukur keberhasilan kebijakan ini dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.(suger)


