Padang, Rakyatterkini.com – Sebanyak 20 calon jemaah haji yang berasal dari karyawan aktif, karyawan berprestasi, pensiunan, hingga pasangan keluarga, resmi dilepas keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji 2026 ke Tanah Suci.
Prosesi pelepasan dilakukan oleh manajemen PT Semen Padang di Kantor Pusat perusahaan pada Selasa (21/4/2026).
Acara berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh haru, serta dihadiri oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, Kepala Departemen Human Capital Iskandar S. Taqwa, dan Kepala Unit Operasional Human Capital Verdy Radinal Gusman.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga bentuk penghargaan perusahaan kepada para pegawai dan purnabakti yang telah memberikan kontribusi terbaik selama bekerja.
Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan proses pembentukan karakter spiritual yang sangat mendalam.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan haji menjadi sarana untuk melatih kesabaran, ketulusan, serta memperkuat kesadaran manusia akan kebesaran Tuhan.
“Perjalanan haji adalah pengalaman spiritual yang sangat berharga. Di sana kita belajar untuk lebih sabar, ikhlas, dan memahami bahwa ada kekuatan besar di luar kemampuan manusia. Bapak dan Ibu merupakan orang-orang yang dipilih untuk mendapat kesempatan ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kesempatan berhaji tidak hanya ditentukan oleh kemampuan materi atau fisik, tetapi merupakan kehendak dan panggilan dari Tuhan. Karena itu, manajemen perusahaan turut bersyukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah tahun ini.
“Atas nama manajemen PT Semen Padang, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Unit Operasional Human Capital, Verdy Radinal Gusman, menjelaskan bahwa total jemaah yang diberangkatkan terdiri dari satu karyawan teladan yang sudah pensiun, empat karyawan aktif, enam pensiunan, serta sembilan orang pasangan.
Ia menambahkan bahwa perusahaan memberikan perhatian khusus kepada karyawan teladan berupa bantuan pelunasan biaya haji sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Selain itu, seluruh jemaah juga mendapatkan uang saku untuk mendukung kebutuhan selama di Tanah Suci.
“Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan, tidak hanya dalam aspek pekerjaan, tetapi juga dukungan spiritual bagi karyawan dan keluarga,” jelasnya.
Salah satu penerima bantuan, Buyung Boy, yang pernah dinobatkan sebagai karyawan teladan tahun 2014, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan perusahaan.
Ia mengatakan tidak menyangka mendapatkan kesempatan berhaji dengan fasilitas yang begitu baik setelah masa pengabdiannya di perusahaan.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Tidak menyangka bisa mendapatkan perhatian sebesar ini dari perusahaan,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya peduli saat karyawan masih aktif bekerja, tetapi juga setelah memasuki masa pensiun.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. Perusahaan benar-benar memperhatikan kami bahkan setelah purna tugas,” tambahnya.
Buyung Boy diketahui pernah bertugas di Unit Pemeliharaan Listrik dan Instrumen Pabrik Indarung IV sebelum pensiun pada Maret 2015. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur.
Perwakilan jemaah, Busnar, juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan perusahaan. Ia menilai kegiatan pelepasan ini menjadi dorongan moral bagi para jemaah untuk menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.
“Kami sangat berterima kasih kepada manajemen PT Semen Padang atas perhatian dan fasilitas yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan komitmen para jemaah untuk mendoakan kebaikan perusahaan selama berada di Tanah Suci.
“Insya Allah kami akan mendoakan agar PT Semen Padang semakin maju, sukses, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Pelepasan ini menjadi gambaran bahwa PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada pencapaian bisnis, tetapi juga menempatkan nilai spiritual sebagai bagian penting dalam budaya kerja perusahaan.(da*)


