Notification

×

Iklan

Petani Santok Indah Terapkan Teknologi AWD, Bekerja Sama dengan Jepang

Rabu, 22 April 2026 | 15:40 WIB Last Updated 2026-04-22T08:40:00Z

Ilustrasi.

Pariaman, Rakyatterkini.com — Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi terapkan Teknologi Alternate Wetting and Drying (AWD) pada budidaya padi di Kelompok Tani (Poktan) Santok Indah, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Selasa (21/4/2026). 

Program ini merupakan kolaborasi Universitas Andalas (Unand) dengan Archeda Co. Jepang dalam mendukung pertanian berkelanjutan.

Kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan pengelolaan air pada lahan sawah melalui metode AWD, yakni sistem pengairan berselang yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus menekan emisi gas rumah kaca.

Mulyadi menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dalam pengelolaan air untuk tanaman padi. Menurutnya, praktik penggenangan terus-menerus tidak selalu efektif dan justru berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman.

“Dengan metode AWD, penggunaan air irigasi dapat dikurangi hingga 20 persen tanpa menurunkan produktivitas padi. Petani dapat mengatur pemberian air secara lebih terukur sehingga tanaman tetap tumbuh optimal meski dalam keterbatasan air,” ujarnya.

Ia juga menyambut kehadiran delegasi Archeda Co. Jepang yang dipimpin Takayuki Ota bersama civitas akademika Unand sebagai peluang transfer pengetahuan bagi petani setempat.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami, khususnya Poktan Santok Indah. Serap ilmu ini dengan baik agar dapat diterapkan tidak hanya di sini, tetapi juga di kelompok tani lain di Kota Pariaman,” katanya.

Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada pihak Archeda dan Unand atas dukungan riset dan pendampingan yang dilakukan. Ia berharap kajian yang dilakukan mencakup aspek teknis, lingkungan, dan ekonomi sehingga implementasi AWD dapat berjalan optimal.

“Saya berharap produktivitas padi meningkat dan hasil pertanian di Desa Air Santok semakin melimpah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Air Santok Edison mengatakan Poktan Santok Indah kerap menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sehingga dipercaya menjadi lokasi penelitian.

“Kami berharap pendampingan dari Unand terus berlanjut agar hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya. (suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update