Notification

×

Iklan

Persiapan Haji Embarkasi Padang 2026 Ditingkatkan

Sabtu, 18 April 2026 | 01:45 WIB Last Updated 2026-04-17T19:43:21Z

Kakanwil Kemenhaj Sumbar M Rifki (paling kiri) mencicipi menu makanan

Padang, Rakyatterkini.com – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat terus mengoptimalkan berbagai persiapan menjelang keberangkatan jamaah haji Embarkasi/Debarkasi Padang tahun 2026.

Rombongan pertama jamaah dijadwalkan mulai masuk ke Asrama Haji pada 23 April 2026, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci keesokan harinya, yakni 24 April 2026.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar, M. Rifki, menjelaskan bahwa setiap jamaah akan menjalani masa inap selama satu hari di asrama sebelum terbang ke Madinah. Proses masuk asrama sendiri disesuaikan dengan jadwal penerbangan masing-masing kelompok terbang.

“Jamaah akan berada di asrama selama kurang lebih 24 jam sebelum diberangkatkan,” ujarnya usai kegiatan pelantikan PPIH Embarkasi/Debarkasi Padang, uji coba konsumsi (meal test), serta rapat koordinasi lintas instansi di Asrama Haji Padang, Jumat (17/4/2026).

Ia menyebutkan, total jamaah haji Embarkasi Padang tahun ini mencapai 4.024 orang, dengan rincian 3.928 jamaah dan sisanya merupakan petugas pendamping.

Untuk meningkatkan pelayanan, seluruh kebutuhan jamaah akan dilayani melalui sistem terpadu (one stop service), mulai dari pembagian paspor, gelang identitas, hingga pemeriksaan kesehatan.

Rifki juga memastikan kesiapan fasilitas di Asrama Haji Embarkasi Padang, termasuk kebersihan lingkungan, ketersediaan air, dan kondisi kamar yang telah siap digunakan.

Menurutnya, kapasitas kamar saat ini cukup untuk satu kloter, namun pihaknya tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi keterlambatan penerbangan atau kondisi darurat yang mengharuskan penampungan lebih dari satu kloter.

Ia turut mengungkapkan bahwa setiap tahun selalu ada jamaah yang batal berangkat secara nasional dan digantikan oleh calon jamaah lain. Di Sumatera Barat, jumlahnya berkisar puluhan orang, sebagian karena meninggal dunia meskipun telah melunasi biaya haji.

Terkait kondisi global, Rifki menegaskan bahwa pelaksanaan haji tahun 2026 masih berjalan sesuai rencana dan diharapkan tidak terpengaruh oleh situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Kami berharap dinamika tersebut tidak mengganggu pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi,” katanya.

Di sisi lain, General Manager Garuda Indonesia Cabang Padang, Boydike Kussudiarso, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan layanan penerbangan khusus haji, termasuk menu makanan bernuansa nusantara yang disesuaikan dengan kebutuhan jamaah.

Menu yang disediakan berupa pilihan lauk ayam dan ikan, dengan pertimbangan kemudahan konsumsi serta menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.

Selain itu, menu khas seperti rendang juga akan disajikan secara khusus bagi jamaah Embarkasi Padang. Selama penerbangan, jamaah akan memperoleh dua kali makanan utama dan satu kali camilan.

Bagi jamaah lanjut usia, maskapai juga menyediakan menu khusus seperti bubur yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Seluruh hidangan telah dirancang mengikuti standar gizi dan kesehatan.

Boydike berharap seluruh rangkaian operasional haji tahun 2026 dapat berjalan lancar, dengan jadwal keberangkatan dimulai pada 24 April dan proses pemulangan yang diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Juni 2026.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update