![]() |
| Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra |
Melalui kegiatan gotong royong, proses pembangunan kembali rumah korban mulai dilakukan bersama masyarakat.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas pemerintah dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah.
Ia menegaskan kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi korban.
“Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah agar warga tidak merasa sendiri dan rumah mereka bisa segera dibangun kembali,” ujarnya, Minggu.
Ia juga menginstruksikan instansi terkait untuk bergerak cepat dalam penanganan pascakebakaran, termasuk penyaluran bantuan untuk perbaikan rumah.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (31/3) tersebut menyebabkan satu rumah warga hangus dan lima unit sepeda motor ikut terbakar. Setelah kejadian, pemerintah langsung mengerahkan dinas teknis guna menyusun langkah penanganan yang diperlukan.
Selain itu, Ramadhani mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik maupun penggunaan kompor, khususnya di lingkungan permukiman padat.
Ia juga memberikan semangat kepada korban agar tetap kuat menghadapi cobaan, sembari mengajak masyarakat untuk saling membantu.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota terlihat ikut berbaur dengan warga. Ia terlibat langsung dalam proses pembangunan, mulai dari memasang batu hingga mengaduk semen dengan mengenakan pakaian santai.
“Atas nama Pemerintah Kota Solok, kami menyampaikan duka mendalam. Semoga para korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini,” tutupnya.(da*)


