Notification

×

Iklan

Pemko Jaksel Serentak Tangkap 5 Ton Ikan Sapu-Sapu

Sabtu, 18 April 2026 | 02:44 WIB Last Updated 2026-04-17T20:06:29Z

Pemko Jaksel menggelar pembersihan ikan sapu-sapu 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan aksi pembersihan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan. Kegiatan ini menargetkan penangkapan hingga lima ton ikan sapu-sapu guna mengendalikan populasinya di perairan wilayah tersebut.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jakarta Pramono Anung untuk meningkatkan kualitas air sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

Menurutnya, jumlah ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Selatan sudah cukup melimpah. Bahkan dalam waktu satu jam pelaksanaan, petugas sudah berhasil mengumpulkan sekitar 300 kilogram ikan tersebut.

“Populasi ikan sapu-sapu di sini memang sangat banyak. Baru satu jam berjalan saja, kami sudah mengamankan kurang lebih 300 kilogram,” ujar Anwar di Pintu Air Setu Babakan, Jagakarsa, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, untuk mengejar target lima ton, setiap kecamatan diminta aktif melakukan penangkapan di aliran kali maupun sungai yang menjadi habitat ikan tersebut.

Setelah ditangkap, ikan-ikan itu langsung dimusnahkan dengan cara dikubur di sekitar lokasi. Cara ini dianggap paling efektif untuk mencegah perkembangbiakan ikan sapu-sapu lebih lanjut.

Anwar juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam memilih bahan makanan, terutama yang diduga berasal dari ikan sapu-sapu.

“Saya khawatir ada masyarakat yang tidak menyadari lalu mengonsumsinya. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi dalam jangka panjang bisa berisiko bagi kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro, mengatakan bahwa operasi penangkapan akan terus digencarkan dengan melibatkan berbagai pihak.

“Dalam satu kegiatan, kami bisa menurunkan sekitar 50 petugas atau lebih, termasuk PPSU, Dinas Lingkungan Hidup, hingga unsur komunitas masyarakat,” jelasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update