Solsel, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama sejumlah perusahaan yang berinvestasi di daerah tersebut menggelar pembahasan terkait rencana investasi dan pembangunan untuk tahun mendatang.
Dalam pertemuan ini, dua hal utama menjadi fokus, yakni kepastian berusaha serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun anggaran 2027.
Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, menegaskan pentingnya kontribusi dan masukan dari pihak perusahaan yang tergabung dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) guna mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap forum ini dapat memperkuat sinergi dan kemitraan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat Musrenbang Dunia Usaha yang berlangsung di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terbatas. Karena itu, pemerintah daerah mengajak dunia usaha untuk berperan aktif, memberikan dukungan, serta bersama-sama menyelaraskan langkah demi kemajuan daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Solok Selatan, Marfiandhika Arief, menyampaikan bahwa terdapat dua poin penting yang menjadi hasil kesepakatan dalam pertemuan tersebut dan telah dituangkan dalam berita acara.
Pertama, terkait kepastian alokasi plasma sebesar 20 persen, termasuk kejelasan apakah masuk dalam lahan Hak Guna Usaha (HGU) atau berada di luar HGU, serta sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Kedua, rencana program tanggung jawab sosial perusahaan untuk tahun depan akan difokuskan pada pembangunan fasilitas ruang rawat inap di RSUD Batang Sangir.(da*)


