Notification

×

Iklan

Pemkab Pasbar Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pascabencana

Rabu, 15 April 2026 | 09:17 WIB Last Updated 2026-04-15T02:17:00Z

Bupati Pasaman Barat Yulianto saat mendampingi Mentan Amran Sulaiman 

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) terus mempercepat upaya pemulihan sektor pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui berbagai program rehabilitasi serta optimalisasi lahan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasaman Barat, Yulianto, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di wilayah Sumatera Barat pada Selasa (14/4/2026).

Yulianto mengatakan, kunjungan ini menjadi kesempatan penting bagi daerah untuk memastikan seluruh program bantuan dari pemerintah pusat berjalan sesuai rencana, terutama di kawasan yang terdampak bencana.

“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana, sehingga aktivitas dan produktivitas petani bisa kembali normal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pasaman Barat sebagai salah satu daerah terdampak telah memperoleh alokasi program rehabilitasi dan optimalisasi lahan (oplah) yang dikoordinasikan bersama Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Pasaman Barat, sejumlah program sudah mulai berjalan dan sebagian lainnya masih dalam proses. Di antaranya rehabilitasi sawah rusak ringan melalui optimalisasi lahan seluas 172 hektare yang telah memasuki tahap kontrak.

Selain itu, rehabilitasi untuk sawah dengan kerusakan sedang seluas 48 hektare serta perbaikan tahap awal pada lahan rusak berat seluas 50 hektare masih berada pada tahap pengusulan.

Pemkab Pasaman Barat juga mengembangkan program optimalisasi lahan sawah reguler dengan indeks pertanaman di bawah dua seluas 1.000 hektare, yang saat ini sedang dalam proses penyusunan survey investigation design (SID) oleh pihak konsultan dari Universitas Andalas.

Untuk mendukung sistem irigasi, pemerintah daerah turut mengajukan pembangunan 10 unit dam parit yang juga masih dalam tahap penyusunan SID.

Sementara itu, bantuan benih padi untuk lahan terdampak seluas 262 hektare telah dipersiapkan guna mempercepat pemulihan produksi pertanian.

Yulianto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian di Pasaman Barat.

“Kami berkomitmen mengawal seluruh program ini agar tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi para petani,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkab Pasaman Barat optimistis sektor pertanian dapat segera pulih dan kembali berkontribusi dalam mendukung target swasembada pangan nasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update