Notification

×

Iklan

Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transformasi Digital

Jumat, 10 April 2026 | 01:45 WIB Last Updated 2026-04-09T21:05:04Z

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah terus mendorong percepatan transformasi digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar naik ke level yang lebih strategis. Fokus utama saat ini adalah membangun ekosistem digital yang lebih adil serta mampu menciptakan persaingan yang sehat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa tantangan UMKM tidak lagi sebatas pada akses internet. Menurutnya, persoalan utama kini adalah bagaimana UMKM bisa benar-benar bersaing di pasar digital global.

“Kalau kita bicara UMKM harus go online, itu sudah bukan isu utama lagi. Sekarang yang lebih penting adalah bagaimana mereka bisa menjadi lebih produktif dan kompetitif,” kata Nezar Patria dalam Tutur Economic Dialogue 2026, Selasa (7/4/2026) di Jakarta Pusat.

Dengan cakupan internet yang telah menjangkau sekitar 98 persen wilayah berpenduduk, pemerintah kini menekankan konsep meaningful connectivity. Artinya, koneksi internet harus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan usaha, bukan sekadar tersambung jaringan.

Keberhasilan transformasi digital UMKM tidak lagi hanya diukur dari jumlah pelaku usaha yang online, tetapi dari peningkatan kapasitas bisnis, perluasan pasar, serta kemampuan mereka untuk naik kelas.

Nezar juga menyoroti ketatnya persaingan global, termasuk masuknya produk luar negeri melalui platform digital. Karena itu, pemerintah mendorong terciptanya equal playing field agar UMKM memiliki peluang yang setara dengan pelaku besar maupun produk internasional.

Sebagai langkah penguatan, pemerintah juga tengah mengkaji penerapan sistem open network seperti Open Network for Digital Commerce di India. Model ini memungkinkan berbagai platform saling terhubung sehingga dapat memperluas kanal penjualan dan meningkatkan pendapatan UMKM.

Selain itu, pendekatan kebijakan juga mulai diarahkan dari sekadar program menjadi solusi konkret atas berbagai tantangan UMKM, seperti logistik, standar produk, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar global.

“Yang penting untuk kita ukur bukan hanya jumlah UMKM yang masuk digital, tetapi apakah mereka benar-benar naik kelas, lebih produktif, dan kompetitif,” tegas Wamenkomdigi.

Melalui berbagai strategi tersebut, pemerintah berharap transformasi digital UMKM tidak hanya membuka akses pasar yang lebih luas, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha serta memperkuat ekonomi nasional di tengah persaingan global.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update