Notification

×

Iklan

Pariaman Gelar Musrenbang RKPD 2027, Fokus Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 02 April 2026 | 14:17 WIB Last Updated 2026-04-02T07:17:00Z

Wali Kota Pariaman, Yota Balad

Pariaman, Rakyatterkini.com – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Wakil Wali Kota Mulyadi, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Yota Balad menekankan pentingnya agenda ini sebagai langkah strategis Pemerintah Kota Pariaman dalam merancang program pembangunan yang tangguh menghadapi tantangan ke depan.

“Perencanaan untuk tahun 2027 harus adaptif, inovatif, dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat. Tahun depan akan menjadi momen penting untuk memperkuat fondasi ekonomi dan sosial kota. Ada empat pilar utama yang menjadi fokus strategi, yaitu pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta reformasi birokrasi,” jelasnya.

Yota Balad juga mengingatkan seluruh Kepala Perangkat Daerah agar tidak terpaku pada program rutin semata. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara aspirasi masyarakat dari tingkat desa/kelurahan dengan target pemerintah pusat. Proses Musrenbang yang dimulai dari rembuk warga, musrenbang desa/kelurahan, kecamatan, forum konsultasi publik ranwal RKPD, forum OPD hingga tingkat kota, berperan penting dalam menyusun rencana kerja Pemerintah Kota Pariaman tahun 2027.

“Strategi yang kita susun hari ini akan menjadi warisan untuk masa depan. Setiap anggaran yang dikeluarkan harus berdampak nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat,” tegasnya.

Acara Musrenbang RKPD 2027 ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Muhajir Muslin, perwakilan BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, akademisi, serta keterwakilan perempuan dan pemuda. Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Aklima, sebagai narasumber.

“Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan memberi perspektif yang beragam agar pembangunan lebih inklusif. Melalui diskusi konstruktif, kami optimistis dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang kokoh demi mewujudkan Pariaman sebagai kota maju, mandiri, religius, dan berdaya saing baik di tingkat regional maupun nasional,” pungkas Yota Balad.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update