Solok, Rakyatterkini.com - Berkunjung ke Kota Solok terasa belum lengkap tanpa singgah ke salah satu tempat kuliner yang cukup populer, yakni Palanta Uni Bulan. Tempat ini menjadi salah satu destinasi favorit warga maupun perantau yang pulang kampung untuk menikmati suasana sore yang tenang sambil mencicipi aneka jajanan khas.
Berlokasi di kawasan Parak Anau, Kelurahan Tanah Garam, Kota Solok, tempat ini menawarkan suasana yang asri dan menenangkan. Pemandangan hamparan sawah hijau serta perbukitan di sekitarnya memberikan nuansa sejuk, sangat cocok untuk melepas penat setelah beraktivitas seharian.
Pemilik Palanta Uni Bulan, Hapka, menjelaskan bahwa nama “Uni Bulan” diambil dari nama istrinya yang turut menjadi inspirasi dalam merintis usaha kuliner sederhana ini sejak awal berdiri pada tahun 2011. Kini, usaha tersebut berkembang menjadi salah satu tempat kuliner sore yang cukup dikenal luas, termasuk oleh para perantau.
“Paling ramai biasanya hari Sabtu. Apalagi kalau akhir pekan, banyak perantau yang datang, baik dari luar daerah maupun warga sekitar Kota Solok,” ujar Hapka saat diwawancarai pada Rabu (8/4/2026).
Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati beragam pilihan makanan dengan harga yang relatif terjangkau. Salah satu menu khas yang banyak diminati adalah kerupuk kuah khas Solok yang disajikan dengan tambahan mie. Selain itu, tersedia juga berbagai gorengan seperti bakwan, tahu isi, risoles, perkedel, tempe goreng, godok, hingga pisang goreng yang selalu disajikan hangat setiap hari.
“Harga gorengan di sini sangat terjangkau, mulai dari seribu hingga dua ribu rupiah,” tambahnya.
Salah satu menu yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah combro. Makanan berbahan dasar singkong atau ubi ini diisi dengan tempe berbumbu gurih, lalu digoreng hingga renyah di luar namun lembut di dalam. Di Palanta Uni Bulan, combro dijual dengan harga sekitar Rp1.000 dan menjadi salah satu menu favorit.
“Combro ini termasuk yang paling banyak dicari karena cukup jarang ditemukan di Kota Solok,” jelas Hapka.
Selain makanan ringan, tempat ini juga dikenal dengan menu kolaknya yang unik karena tersedia setiap hari, bukan hanya saat Ramadan. Menariknya, jenis kolak yang disajikan selalu berganti setiap hari. Misalnya, sanok dalimo pada Selasa, kolak pisang di Rabu, candil ubi ungu di Kamis, lalu selendang mayang, bubur hitam, atau bubur jagung pada Jumat, serta candil ubi pandan di hari Sabtu. Semua menu kolak ini dibanderol sekitar Rp10 ribuan.
“Supaya pengunjung tidak bosan, menu kolak kami ganti setiap hari. Sementara Minggu dan Senin kami tutup,” ujar Hapka.
Palanta Uni Bulan beroperasi mulai Selasa hingga Sabtu, pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Menjelang sore hari, tempat ini semakin ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan.
Selain makanan, minuman segar seperti es cincau juga menjadi salah satu favorit pengunjung dengan harga sekitar Rp5.000. Semua hidangan disiapkan sendiri dengan bahan pilihan agar kualitas rasa tetap terjaga.
Menariknya, konsep pembayaran di tempat ini mengusung sistem kejujuran. Pengunjung diperbolehkan mengambil makanan sendiri, kemudian menghitung dan membayar secara mandiri. Sistem ini tetap berjalan lancar karena adanya kepercayaan antara pemilik dan pelanggan.
“Konsepnya jujur, jadi pengunjung ambil sendiri makanannya, lalu menghitung dan membayar. Sekarang juga sudah bisa pembayaran cashless lewat QRIS,” jelas Hapka.
Dalam sehari, ratusan porsi gorengan bisa habis terjual. Pengunjung yang datang pun tidak hanya dari Kota Solok, tetapi juga dari berbagai daerah lain. Tak heran jika tempat ini sering menjadi tujuan wajib bagi para perantau saat kembali ke kampung halaman.
Dengan harga yang terjangkau, suasana alam yang sejuk, serta ragam kuliner khas, Palanta Uni Bulan menjadi pilihan tepat untuk menikmati waktu sore bersama keluarga maupun teman di Kota Solok.(da*)


