Notification

×

Iklan

Padang Gelar Simulasi Gempa dan Tsunami pada HKB 2026

Senin, 27 April 2026 | 07:45 WIB Last Updated 2026-04-27T01:10:32Z

Ratusan Pelajar Di Kota Padang Berlarian Evakuasi Diri Di Peringatan HKB 2026

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang menggelar peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)onal 2026 pada Minggu (26/4/2026) dengan serangkaian kegiatan, seperti simulasi gempa dan tsunami serta uji coba aktivasi sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS).

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Tahun ini, HKB mengangkat tema “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”. Tema tersebut menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam membangun kesadaran dan budaya siaga bencana. 

Secara nasional, peringatan ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari simulasi evakuasi, edukasi kebencanaan, hingga pelatihan dasar guna meningkatkan kesiapan individu, keluarga, dan komunitas dalam meminimalkan risiko bencana.

Hari Kesiapsiagaan Bencana diperingati setiap 26 April, bertepatan dengan penetapan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Regulasi ini menjadi titik awal perubahan pendekatan penanganan bencana di Indonesia, dari yang sebelumnya berfokus pada tanggap darurat menjadi lebih menitikberatkan pada pencegahan dan kesiapsiagaan.

Sejak pertama kali diperingati pada 2017, HKB terus menjadi ajang nasional untuk menumbuhkan budaya tangguh bencana melalui latihan evakuasi mandiri yang dilakukan secara rutin.

Di Kota Padang, peringatan HKB 2026 dipusatkan pada kegiatan simulasi gempa dan tsunami di tiga sekolah, yakni SMPN 1 Padang, SMPN 7 Padang, dan SMPN 25 Padang. Kegiatan ini melibatkan siswa, tenaga pendidik, serta unsur terkait sebagai bagian dari edukasi mitigasi sejak dini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa selain simulasi, pihaknya juga melakukan pengecekan aktivasi EWS yang tersebar di 32 titik di Kota Padang. Pemeriksaan ini rutin dilaksanakan setiap tanggal 26 setiap bulannya.

Ia menambahkan, pada bulan April ini fokus kegiatan juga diarahkan pada pelaksanaan simulasi gempa dan tsunami di tiga sekolah tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan sistem peringatan dini berfungsi dengan baik sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat, terutama di daerah yang rawan gempa dan tsunami seperti Kota Padang.

Melalui peringatan HKB 2026, Pemerintah Kota Padang berharap kesadaran dan budaya siaga bencana semakin tertanam di tengah masyarakat, sehingga mampu mewujudkan kota yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update