Notification

×

Iklan

Limapuluh Kota Bangkitkan Kembali Kejayaan Kakao

Minggu, 12 April 2026 | 09:53 WIB Last Updated 2026-04-12T02:56:32Z

 Limapuluh Kota Menjemput Kejayaan 2 Juta Batang Kakao

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com – Aroma kebangkitan kakao yang dulu pernah menjadi penopang utama perekonomian Kabupaten Limapuluh Kota kini kembali terasa kuat. Pemerintah Kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Safni mengambil langkah strategis untuk menghidupkan kembali sektor ini.

Bertempat di Jorong Gando, Nagari Piobang, pada Rabu 8 April 2026, pemerintah daerah secara resmi memulai program bertajuk “Misi Mengembalikan Kejayaan Kakao”, yang menjadi tonggak baru pembangunan sektor pertanian di daerah tersebut.

Program ini tidak hanya berupa rencana, melainkan aksi nyata di lapangan. Dengan target besar menanam hingga 2 juta batang kakao hibrida pada tahun 2026, Pemkab Limapuluh Kota berhasil mendapatkan dukungan dari Kementerian Pertanian. 

Melalui Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, pemerintah pusat turut memberikan bantuan berupa alokasi anggaran untuk penyediaan bibit unggul.

Menariknya, pusat pembibitan kakao ini juga dibangun dari daerah setempat. CV Hadistira Jaya Kencana yang berada di Nagari Piobang ditunjuk sebagai penyedia bibit unggulan jenis TSH-858 dan ICS-60, dua varietas hibrida yang dikenal memiliki produktivitas tinggi.

Lebih dari sekadar program penanaman, inisiatif ini juga memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat. Warga Nagari Piobang ikut terlibat langsung dalam kegiatan pembibitan dan persemaian dengan teknik modern. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas bibit, tetapi juga membuka peluang kerja baru di tingkat lokal.

Bupati Safni menegaskan bahwa kebangkitan kakao menjadi salah satu kunci kemandirian ekonomi daerah. Ia juga mengenang masa kejayaan kakao Limapuluh Kota yang dulu dikenal memiliki kualitas unggul dan bernilai tinggi di pasaran.

“Dulu kakao pernah menjadi kebanggaan dan mengangkat perekonomian masyarakat kita. Sekarang kita tidak hanya mengenang, tetapi melangkah maju dengan skala yang lebih besar dan sistem yang lebih modern, dengan dukungan penuh dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman,” ujar Bupati Safni dengan penuh optimisme.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Tanhortbun), Witra Porsepwandi, memastikan bahwa setiap bibit yang ditanam telah melalui kajian agroklimat yang ketat agar memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi. Pemilihan lahan pun disesuaikan dengan kondisi tanah serta curah hujan yang ideal.

Ia juga menambahkan bahwa program ini membawa perubahan dari pola pertanian tradisional menuju pertanian modern, termasuk perlindungan tanaman dari hama serta peningkatan nilai tambah pada hasil panen agar harga tetap menguntungkan petani.

Di sisi lain, para petani menyambut baik program ini. Nono, petani asal Guguak VIII Koto, mengaku optimistis terhadap masa depan kakao di daerahnya.

“Kalau program ini benar-benar dijalankan secara konsisten, kami yakin ekonomi keluarga akan meningkat. Kakao bukan lagi tanaman sampingan, tapi sudah menjadi harapan utama ke depan,” ungkapnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update