Notification

×

Iklan

KRL Tertabrak KA Argo Bromo di Bekasi, Penumpang Luka-Luka

Selasa, 28 April 2026 | 00:15 WIB Last Updated 2026-04-27T21:03:07Z

Kereta Api Argo Bromo menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur 

Bekasi,Rakyatterkini.com – Sebuah insiden kecelakaan serius terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin malam (27/4/2026), ketika rangkaian KRL Commuter Line tertabrak KA Argo Bromo Anggrek. Peristiwa ini menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka serta menimbulkan kepanikan di lokasi kejadian.

Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial, terlihat suasana panik saat para penumpang berupaya menyelamatkan diri keluar dari gerbong kereta yang dalam kondisi gelap. Teriakan histeris juga terdengar ketika petugas gabungan tiba untuk melakukan evakuasi korban yang terluka.

Salah satu penumpang dalam video tersebut menyebutkan adanya kecelakaan yang melibatkan kereta dan sebuah kendaraan di sekitar kawasan Ampera, tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Dugaan Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga berawal dari sebuah mobil yang mengalami mogok di perlintasan sebidang wilayah Ampera. Kondisi ini membuat perjalanan KRL tujuan Bekasi terhenti karena terhalang kendaraan tersebut di tengah rel.

Situasi menjadi semakin buruk ketika pada saat bersamaan KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang dengan kecepatan tinggi tidak dapat menghindari tabrakan. Benturan keras pun tak terelakkan.

Akibat kejadian itu, bagian belakang rangkaian KRL mengalami kerusakan cukup parah, sementara bagian depan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek tampak ringsek akibat benturan.

Hingga saat ini, jumlah pasti korban luka maupun kemungkinan adanya korban jiwa masih dalam proses pendataan oleh pihak medis di rumah sakit terdekat. Untuk memperlancar proses evakuasi, aliran listrik di jalur tersebut juga telah dipadamkan.

Keterangan Pihak KCI

Vice President Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah proses penanganan dan keselamatan para penumpang.

“Tim kami masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Evakuasi penumpang serta pengamanan jalur menjadi prioritas utama,” ujarnya pada Senin malam.

Akibat kecelakaan ini, perjalanan kereta di lintas Bekasi–Cikarang sempat berhenti total. PT KAI dan KCI mengimbau masyarakat untuk menggunakan alternatif transportasi lain selama proses evakuasi berlangsung, yang diperkirakan masih memakan waktu hingga dini hari.

Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian, termasuk kemungkinan gangguan sistem pengereman atau persinyalan, masih dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama pihak kepolisian.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update