Notification

×

Iklan

Kasus Campak di Indonesia Turun 93 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 05:46 WIB Last Updated 2026-03-31T22:46:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com — Kementerian Kesehatan melaporkan penurunan signifikan kasus campak di Tanah Air. Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus penyakit menular tersebut turun hingga sekitar 93 persen sejak awal tahun 2026.

Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (30/3), menyampaikan bahwa sistem pemantauan dan penanganan di lapangan mulai menunjukkan hasil yang efektif.

Data Kemenkes menunjukkan bahwa pada minggu pertama tahun 2026, kasus campak mencapai 2.220. Namun, jumlah tersebut terus mengalami penurunan secara bertahap. Memasuki minggu ke-11, kasus tercatat sebanyak 368, lalu kembali turun menjadi 146 kasus pada minggu ke-12.

Menurut Andi, jika dibandingkan antara minggu pertama hingga minggu ke-12, penurunan kasus mencapai sekitar 93 persen, yang menandakan adanya perbaikan dalam pengendalian penyakit tersebut.

Kemenkes juga memberi perhatian khusus terhadap 14 provinsi yang sebelumnya mencatat angka kasus tinggi sepanjang 2025 hingga awal 2026. 

Wilayah tersebut meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Jambi. Kini, sebagian besar daerah tersebut menunjukkan tren penurunan kasus yang cukup positif pada minggu ke-12.

Selain itu, pemantauan juga difokuskan pada 10 kabupaten/kota yang sebelumnya menjadi penyumbang kasus tertinggi.

Meski tren penurunan cukup signifikan, Kemenkes menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga untuk mencegah potensi lonjakan kasus di kemudian hari, terutama di wilayah yang sebelumnya memiliki angka kasus tinggi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update