Padang, Rakyatterkini.com – Rombongan jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 04 Embarkasi Padang asal Provinsi Bengkulu tiba di Padang, Sumatera Barat, pada Senin (27/4/2026).
Kedatangan mereka di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ini merupakan bagian dari proses transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Sebelumnya, rombongan diberangkatkan dari Bandara Fatmawati Sukarno Bengkulu sekitar pukul 15.10 WIB dan tiba di ruang tunggu BIM pada pukul 17.00 WIB. Para jemaah Kloter 04 ini menggunakan maskapai Lion Air dalam penerbangan dari Bengkulu menuju Padang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan bahwa Kloter 04 terdiri dari total 393 orang. Jumlah tersebut mencakup 384 jemaah haji, empat petugas PPIH, serta satu pembimbing dari KBIHU.
“Ketua Kloter 04 dijabat oleh Ahmad Muhakam, sedangkan pembimbing ibadah kloter adalah Ajamalus,” jelas M. Rifki.
Untuk tim pendamping kesehatan, turut serta dr. Riky Valenda sebagai dokter dan Ns. Mhd. Arrayan sebagai perawat, serta Lopian Hidayat sebagai pembimbing dari KBIHU.
Dalam arahannya, M. Rifki menegaskan pentingnya peran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter dalam memberikan layanan terbaik demi kelancaran ibadah para jemaah. Ia juga meminta seluruh petugas di embarkasi untuk menjalankan proses keberangkatan secara tertib dan memastikan kenyamanan jemaah tetap terjaga.
“Kami berharap seluruh petugas bisa memberikan pelayanan yang optimal, sehingga proses keberangkatan berjalan lancar dan jemaah merasa nyaman,” ujarnya.
Sesuai jadwal, jemaah Kloter 04 ini akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 20.20 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA3504 (Boeing 777).
Perjalanan menuju Madinah diperkirakan berlangsung sekitar delapan jam. Jemaah diperkirakan tiba di Tanah Suci pada pukul 01.15 Waktu Arab Saudi (WAS), atau sekitar pukul 04.30 WIB.
“Mari kita doakan agar seluruh jemaah, para tamu Allah ini, diberi kelancaran, keselamatan, serta dapat menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan,” tutupnya.(da*)


