Padang, Rakyatterkini.com — iForte bersama Protelindo Group secara resmi menuntaskan rangkaian seleksi regional iForte National Dance Competition (NDC) “Inspirasi Diri” 2025–2026 yang digelar di Padang pada Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan para juara terbaik dari tingkat SMA serta perguruan tinggi.
Ajang ini mendapat perhatian luas karena berhasil menjaring 710 peserta yang berasal dari 227 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia sejak pendaftaran dibuka pada 16 Oktober 2025.
Sebanyak 16 kelompok semifinalis kemudian tampil di Bagindo Aziz Chan Youth Center. Mereka menampilkan dua koreografi yang menggabungkan unsur kreativitas modern dengan kekayaan budaya Nusantara.
Head of Area Sumatra Bagian Tengah iForte, Saputra Kurniawan, menjelaskan bahwa proses seleksi diawali dari pengiriman video secara daring dari berbagai daerah di Indonesia.
“Rangkaian kegiatan ini dimulai sejak Oktober dengan penyebaran informasi di 13 kota untuk pengumpulan video secara online, dan totalnya kami menerima 710 peserta dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari tiap kota dipilih 10 penampilan terbaik untuk melaju ke tahap seleksi offline, hingga akhirnya ditentukan perwakilan yang akan bertanding di tingkat nasional.
Kompetisi ini juga menggunakan lagu tema berjudul “Inspirasi Diri”, hasil kolaborasi musisi nasional yang dipadukan dengan instrumen musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.
Head Event & Activation iForte, Moh. Arif Yoansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya Indonesia.
“Harapannya, budaya Indonesia bisa terus dilestarikan dan ditularkan kepada generasi muda agar semakin mencintai dan menghargai warisan budaya bangsa,” jelasnya.
Pada kategori SMA, tim ACASIA dari SMA Negeri 3 Payakumbuh berhasil meraih posisi juara pertama dan berhak melaju ke Grand Final di Jakarta yang akan digelar pada 25 April 2026. Juara kedua diraih TALANG SARUEH dari SMK Negeri 7 Padang, sementara posisi ketiga ditempati SMAKART Dance Academy dari SMA Kartika 1-5 Padang.
Sementara itu, pada kategori perguruan tinggi, KATIS Dance Company RA dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang berhasil keluar sebagai juara pertama.
Posisi kedua diraih KAMSI ART dari kampus yang sama, sedangkan peringkat ketiga ditempati Rantak Manikam Creation House dari Universitas Negeri Padang.
Perwakilan KATIS Dance Company RA, Syifa, mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penampilan di tingkat nasional.
“Kami akan memperbaiki kekurangan dari penampilan sebelumnya agar bisa tampil lebih maksimal di babak nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kirana dari tim ACASIA mengaku bangga dan terharu atas pencapaian timnya, serta berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaik di babak grand final nanti.(da*)


