Notification

×

Iklan

Hutama Karya Percepat Pembangunan JTTS di Sumatera

Senin, 13 April 2026 | 06:45 WIB Last Updated 2026-04-12T23:45:00Z

Tol Trans Sumatera (JTTS)

Jakarta, Rakyatterkini.com — PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi logistik di Sumatera. 

Pemerintah bersama DPR RI disebut menjadi pihak penting dalam mendorong percepatan penyelesaian proyek strategis nasional tersebut.

Pelaksana Tugas Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa pembangunan JTTS tidak hanya ditujukan sebagai sarana penghubung wilayah, tetapi juga berperan besar dalam mendukung mobilitas masyarakat, arus barang, hingga kebutuhan saat kondisi darurat.

“Pengembangan JTTS terus kami akselerasi agar manfaatnya semakin luas, baik untuk konektivitas, efisiensi perjalanan dan logistik, maupun mendukung kebutuhan masyarakat termasuk pada masa pemulihan setelah bencana,” ujar Hamdani dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/4/2026).

Salah satu proyek yang menjadi prioritas percepatan adalah ruas Tol Sigli–Banda Aceh dengan panjang 74,2 kilometer. Hingga saat ini, pembebasan lahan telah mencapai sekitar 94,79 persen, sementara progres konstruksi sudah hampir rampung di angka 97,91 persen.

Dari enam seksi yang direncanakan, Seksi 2 hingga Seksi 5 telah resmi beroperasi. Sementara itu, Seksi 6 sudah difungsikan untuk jalur utama. Adapun Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum sepanjang 25 kilometer masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan dapat beroperasi pada kuartal II tahun 2026.

Ruas Seksi 1 yang sudah fungsional tersebut juga dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta distribusi logistik, terutama dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi di Aceh sejak Desember 2025.

Selain fokus pada infrastruktur, Hutama Karya juga turut berperan dalam pemulihan wilayah terdampak bencana dengan membangun hunian sementara di beberapa daerah, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya.

Perkembangan proyek JTTS ini turut ditinjau dalam kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI yang melakukan inspeksi langsung ke Gerbang Tol Padang Tiji dan melanjutkan pertemuan di Gerbang Tol Jantho. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan progres pembangunan sekaligus melihat pemanfaatan ruas tol untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Di wilayah lain, dukungan percepatan JTTS juga terlihat saat kunjungan kerja DPR RI Komisi VI ke Provinsi Jambi. Di daerah ini, Hutama Karya tengah menggarap ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,70 kilometer.

Beberapa segmen sudah beroperasi tanpa tarif, di antaranya Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34,10 kilometer serta Tempino–Ness sepanjang 18,49 kilometer. Sementara itu, sejumlah seksi lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres pembebasan lahan dan konstruksi yang terus berjalan.

Sebagai pengembangan lanjutan, Hutama Karya juga menyiapkan pembangunan Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 kilometer yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas Jambi dan Riau serta memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Hamdani menegaskan bahwa dukungan pemerintah serta DPR RI menjadi dorongan penting bagi keberlanjutan proyek JTTS.

“Hutama Karya berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur yang andal, terintegrasi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, percepatan pembangunan JTTS diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update