Jakarta, Rakyatterkini.com– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang sekaligus 30 tahun statusnya sebagai daerah otonom berlangsung semarak dan sarat makna. Pemerintah Kota Kupang tidak hanya mengadakan upacara resmi, tetapi juga memperkenalkan Malam Karnaval Budaya sebagai agenda baru, serta menyampaikan berbagai pencapaian pembangunan yang dinilai cukup membanggakan.
Upacara digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Kupang pada Sabtu (25/4), dengan Wali Kota bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Serena C. Francis, unsur Forkopimda, para pimpinan perangkat daerah, ASN, serta masyarakat dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan hanya acara seremonial, melainkan kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang Kota Kupang selama 140 tahun. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.
Menurutnya, momen ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan sejarah yang penuh pengorbanan, pelayanan, dan kerja bersama.
Tahun ini menjadi lebih bermakna karena bertepatan dengan Hari Otonomi Daerah. Wali Kota menekankan bahwa otonomi harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada masyarakat, dengan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Salah satu hal baru dalam perayaan kali ini adalah penyelenggaraan perdana Malam Karnaval Budaya. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi berbagai komunitas etnis di Kota Kupang untuk menampilkan kekayaan budaya lokal, sekaligus diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang menarik wisatawan.
Ia menyebut, kegiatan ini berpotensi menjadi magnet pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Kota Kupang juga mencatat sejumlah kemajuan pembangunan. Pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,7 persen, cakupan sanitasi rumah tangga sekitar 80 persen, dan indeks kebersihan meningkat dari 41,93 menjadi 58.
Selain itu, angka stunting berhasil ditekan hingga 16,8 persen, indeks pelayanan publik berada pada kategori A-, serta pengelolaan keuangan daerah meraih nilai 94,17 yang merupakan tertinggi di Nusa Tenggara Timur. Perbaikan infrastruktur jalan juga terus berjalan dengan capaian lebih dari 80 persen.
Di bidang sosial, pemerintah kota menjalankan berbagai program yang berpihak pada masyarakat, seperti layanan kedukaan gratis serta jaminan kesehatan darurat bagi warga kurang mampu.
Wali Kota menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kebersamaan menjadi kunci dalam membangun kota.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Kupang juga menyerahkan berbagai penghargaan dan bantuan, mulai dari Satya Lencana Karya Satya untuk ASN, santunan bagi pensiunan dan ahli waris, hingga bantuan sosial untuk masyarakat. Bantuan lain yang diberikan meliputi kendaraan pengangkut sampah, alat bantu disabilitas, paket sembako, hibah untuk lembaga keagamaan, serta dukungan bagi panti asuhan.
Rangkaian acara turut diisi dengan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba, termasuk lomba bercerita tingkat PAUD se-Kota Kupang.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan dalam membangun kota dengan semangat kebersamaan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan harus didasari cinta dan persaudaraan, bukan perbedaan maupun ego.
Perayaan HUT ke-140 ini menjadi momentum optimisme baru bagi Kota Kupang untuk terus berkembang sebagai kota yang berbudaya, maju, dan memiliki daya saing di masa mendatang.(da*)


