Notification

×

Iklan

Harga Plastik Melonjak hingga 50 Persen, Pedagang Mengeluh

Senin, 06 April 2026 | 11:14 WIB Last Updated 2026-04-06T04:14:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com– Harga berbagai jenis produk plastik di pasar mengalami kenaikan cukup tajam. Kondisi ini dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku impor akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran.

Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, menjelaskan bahwa lonjakan harga terjadi karena Indonesia masih bergantung pada bahan baku plastik dari luar negeri. Ia menyebutkan kenaikan harga bahkan sudah mencapai hingga 50 persen.

Menurut Reynaldi, tren kenaikan tersebut sebenarnya sudah mulai terlihat sejak awal bulan Ramadan. Namun, lonjakan paling tinggi terjadi dalam beberapa waktu terakhir, dengan kenaikan yang dinilai cukup signifikan.

Sebagai contoh, harga plastik kresek yang sebelumnya berada di kisaran Rp10.000 per pak kini naik menjadi sekitar Rp15.000. Sementara itu, jenis plastik lainnya juga mengalami kenaikan, dari Rp20.000 menjadi Rp25.000.

Ia menegaskan bahwa ketergantungan terhadap impor membuat pasar dalam negeri rentan terhadap dampak konflik global, khususnya yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Dampaknya pun terasa langsung pada harga yang terus meningkat.

Kenaikan ini turut dikeluhkan para pedagang pasar, terutama yang menggunakan plastik sebagai bahan utama untuk membungkus dagangan. Bahkan, kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga barang dagangan di pasar.

Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa impor plastik dan produk turunannya (kode HS 39) pada Februari 2026 mencapai US$ 873,2 juta atau sekitar Rp14,78 triliun.

Sebagian besar impor tersebut berasal dari China dengan nilai US$ 380,1 juta. Kemudian disusul Thailand sebesar US$ 82,7 juta dan Korea Selatan sebesar US$ 66,7 juta.

Indonesia juga masih mengimpor plastik dari Amerika Serikat dengan nilai US$ 29,9 juta, meskipun negara tersebut tengah terlibat konflik dengan Iran. Selain itu, pasokan juga datang dari Arab Saudi sebesar US$ 14,9 juta.

Negara lain seperti Vietnam, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Taiwan juga menjadi pemasok bahan plastik bagi Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update