Notification

×

Iklan

Gempa M 4,6 Guncang Adonara, 146 Rumah Rusak

Jumat, 10 April 2026 | 03:16 WIB Last Updated 2026-04-09T20:55:12Z

Warga Adonara, Flores Timur, NTT memilih tidur di tenda darurat

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,6 yang mengguncang Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu malam (8/4/2026) menimbulkan kerusakan cukup serius di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Kamis (9/4/2026), tercatat sekitar 146 rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian di antaranya roboh. Selain itu, sedikitnya 20 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.

Getaran yang terjadi pada malam hari tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga. Banyak penduduk tidak sempat menyelamatkan diri ketika bangunan rumah mulai retak dan runtuh.

Sekretaris BPBD Flores Timur, Ariston Kolot Ola, menyampaikan bahwa tim di lapangan masih terus melakukan pendataan karena jumlah kerusakan kemungkinan bertambah.

“Benar, akibat gempa ini ratusan rumah mengalami kerusakan dan sejumlah warga terluka. Data masih terus berkembang karena pendataan di lokasi terdampak masih dilakukan,” ujarnya pada Kamis (9/4/2026).

Hingga hari berikutnya, situasi di Pulau Adonara masih diliputi ketegangan. Gempa susulan yang masih terjadi membuat warga merasa takut untuk kembali ke rumah masing-masing.

Di lapangan, terlihat warga mulai mendirikan tenda darurat secara mandiri di sekitar rumah maupun di area terbuka. Mereka memilih bertahan di luar dengan perlengkapan seadanya untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan yang lebih kuat.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa wilayah terdampak berada di Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur.

Ia menambahkan bahwa BPBD Kabupaten Flores Timur sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pendataan korban dan kerusakan, pendirian pos pengungsian, serta distribusi bantuan bagi warga terdampak.

BNPB juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak BPBD setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang. Jika terjadi gempa susulan, segera cari tempat aman di area terbuka,” katanya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update