Notification

×

Iklan

Bareskrim Geledah PT TSL Terkait Kasus HP Ilegal

Rabu, 22 April 2026 | 01:45 WIB Last Updated 2026-04-21T18:45:00Z

Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Tepat Sukses Logistik (TSL) 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengeledah kantor PT Tepat Sukses Logistik (TSL) yang berlokasi di Kompleks Ruko Surya Inti Permata, Jalan Raya Juanda, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa (21/4/2026). 

Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan penyelundupan ponsel ilegal yang didatangkan dari China.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, menyampaikan bahwa penggeledahan tersebut merupakan pengembangan dari kasus serupa yang sebelumnya telah berhasil diungkap aparat.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menindak tegas kejahatan ekonomi yang berpotensi merugikan keuangan negara, khususnya terkait praktik impor ilegal dan penyelundupan barang.

Sebelumnya, penyidik telah menggeledah enam lokasi di wilayah Jakarta dan menemukan puluhan ribu unit ponsel ilegal. Dari operasi tersebut, diamankan lebih dari 56.000 unit iPhone dengan nilai mencapai Rp225 miliar, sekitar 1.600 unit ponsel Android senilai Rp5 miliar, serta lebih dari 18.000 unit aksesori ponsel.

Dalam perkembangan kasus ini, polisi telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni DCP alias P yang diduga memasukkan barang ke Indonesia tanpa memenuhi standar SNI dan dalam kondisi tidak baru, serta SJ yang berperan sebagai penyalur barang ilegal di dalam negeri.

Penggeledahan di kantor PT TSL dilakukan karena perusahaan tersebut diduga berfungsi sebagai perusahaan induk yang memanfaatkan sejumlah perusahaan cangkang untuk mengurus dokumen impor ilegal, termasuk ponsel yang sebelumnya telah disita.

Ade Safri menjelaskan bahwa PT TSL diduga menggunakan beberapa perusahaan fiktif untuk memproses dokumen impor barang ilegal tersebut.

Dalam penggeledahan di Sidoarjo, tim penyidik turut mengamankan berbagai dokumen perusahaan serta satu unit truk boks yang berisi paket barang. Hingga kini, isi muatan truk tersebut masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update