Notification

×

Iklan

Balita di Ponorogo Terseret Banjir, Selamat dalam Kondisi Kritis

Sabtu, 11 April 2026 | 06:33 WIB Last Updated 2026-04-10T23:33:00Z

Polisi mengolah tempat kejadian perkara balita terseret banjir 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan detik-detik mengharukan ketika seorang balita di Ponorogo, Jawa Timur, terseret arus banjir pada Jumat (10/4/2026). Beruntung, korban berhasil ditemukan warga meski dalam kondisi kritis.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pramuka, Kelurahan Kertosari, Ponorogo, saat hujan deras mengguyur wilayah itu hingga menyebabkan sejumlah titik jalan terendam banjir dan arus air menjadi deras.

Kejadian berawal ketika balita bernama Mahiya Aurora berada di sebuah bengkel tambal ban bersama ibu dan kakaknya, Tantin. Saat sang ibu sedang menunggu proses perbaikan ban, kedua anaknya terlihat bermain di sekitar selokan yang saat itu sudah meluap dan memiliki arus cukup kuat.

Dalam rekaman CCTV, terlihat korban secara tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke saluran air tersebut. Mengetahui anaknya hilang terseret arus, sang ibu langsung berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

“Ibunya langsung teriak-teriak minta tolong karena anaknya jatuh ke selokan. Arusnya memang sangat deras karena banjir,” ujar Ali Mustofa, pemilik bengkel tambal ban yang menyaksikan kejadian tersebut.

Mendengar teriakan itu, warga sekitar segera bergerak cepat melakukan pencarian. Mereka menyusuri aliran selokan untuk mencoba menghentikan laju tubuh korban. Sekitar 100 meter dari titik awal kejadian, korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dasar saluran air.

“Warga langsung berlari mengejar dan mencoba menghadang di bawah aliran. Alhamdulillah ketemu, tapi kondisinya sudah lemah dan kritis karena terbawa arus cukup jauh,” kata Yahdi, warga yang ikut dalam proses penyelamatan.

Setelah berhasil dievakuasi, korban yang tidak sadarkan diri segera dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Hingga Jumat malam, Mahiya Aurora masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD. Pihak medis terus berupaya memberikan pertolongan terbaik, sementara keluarga korban masih terlihat syok dan setia mendampingi di rumah sakit.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update