Notification

×

Iklan

Atlet Sumbar Harap Jalur Khusus Masuk TNI-Polri

Minggu, 26 April 2026 | 11:45 WIB Last Updated 2026-04-26T04:45:00Z

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Barat, Hamdanus.

Padang, Rakyatterkini.com — Capaian atlet di lapangan pertandingan tidak selalu sejalan dengan kesempatan mereka untuk melanjutkan pengabdian sebagai abdi negara.

Di Sumatra Barat, peluang atlet berprestasi untuk masuk ke institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih dinilai belum optimal.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus, menyoroti kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa cukup banyak atlet daerah yang memiliki keinginan kuat untuk bergabung ke TNI maupun Polri.

Namun, ketatnya proses seleksi menjadi tantangan tersendiri, sehingga tidak semua atlet dengan prestasi baik dapat lolos hingga tahap akhir.

Sebagai contoh keberhasilan, Hamdanus menyinggung sosok Gilang, atlet daerah yang berhasil melewati seleksi dan kini bertugas sebagai perwira di institusi militer.

Meski demikian, kisah tersebut belum banyak terulang. Masih banyak atlet berprestasi lainnya yang telah beberapa kali mencoba mengikuti seleksi, tetapi belum berhasil meraih hasil yang diharapkan.

Ia juga mencontohkan perjuangan Handeska, seorang atlet yang sudah berulang kali mendaftar dalam seleksi penerimaan Polri, namun hingga kini belum juga berhasil lolos.

Kondisi ini, menurut Hamdanus, menunjukkan bahwa jalan bagi atlet untuk masuk ke TNI maupun Polri tetap penuh tantangan, meskipun mereka memiliki rekam jejak prestasi olahraga yang baik.

Menanggapi hal tersebut, ia berharap adanya perhatian lebih serius serta sistem yang lebih terarah dari pihak TNI, khususnya Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, agar atlet daerah memiliki jalur pembinaan dan kesempatan khusus untuk bergabung sebagai prajurit.

Tidak hanya soal rekrutmen, Hamdanus juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi atlet yang sudah resmi menjadi bagian dari TNI maupun Polri.

Ia menilai, atlet yang telah bertugas tetap perlu diberi dukungan dan ruang untuk tetap menjalani latihan agar prestasi mereka tidak terhenti.

“Sudah ada atlet kita yang bergabung di bawah Kodam, baik yang bertugas di Padang maupun di daerah lain. Kami berharap dukungan penuh dari Pangdam hingga jajaran Dandim agar mereka tetap bisa berprestasi,” ujar Hamdanus.

Dengan dukungan fasilitas dan kebijakan yang tepat, tugas kedinasan tetap dapat berjalan, sementara prestasi olahraga juga tetap bisa dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.

Pada akhirnya, sinergi antara KONI, TNI, dan Polri diharapkan mampu menciptakan jalur yang lebih jelas bagi atlet Sumatra Barat. Tidak hanya berprestasi di arena olahraga, tetapi juga memiliki masa depan yang pasti sebagai bagian dari institusi negara.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update