Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyiapkan dua ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk disalurkan pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Hewan kurban tersebut akan ditempatkan di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu, menyampaikan bahwa kedua sapi itu berasal dari peternak lokal dengan bobot masing-masing lebih dari 1,2 ton.
Sapi pertama dimiliki Arief Muchlar Alia, peternak asal Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua. Sapi jenis persilangan simental-brangus tersebut memiliki berat sekitar 1.270 kilogram dengan nilai mencapai Rp100 juta.
Sementara itu, sapi kedua milik Anita Sari, peternak dari Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan. Sapi jenis belgian blue itu berbobot sekitar 1.200 kilogram dengan harga sekitar Rp95 juta.
“Dari dua kandidat tersebut, sapi jenis belgian blue ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden Prabowo, sedangkan sapi simental-brangus menjadi kurban Gubernur Sumatera Barat,” jelas Arief di Lubuk Basung, Kamis.
Ia menambahkan, awalnya terdapat tujuh ekor sapi yang diajukan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Agam. Namun, dua sapi dengan bobot terbesar akhirnya dipilih untuk masing-masing bantuan kurban presiden dan gubernur.
Saat ini kedua sapi tersebut telah dilaporkan ke pemerintah provinsi dan pusat, serta masih menunggu proses verifikasi di lapangan.
Arief juga menjelaskan bahwa hewan kurban bantuan presiden nantinya akan disembelih di daerah terdampak bencana. Untuk sapi Presiden Prabowo, pemotongan direncanakan berlangsung di Masjid Darul Aman, Nagari Malalak Timur.
Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat sekitar, terutama warga yang terdampak banjir bandang pada akhir November 2025.
Ia menegaskan bahwa setiap tahun, sapi dari peternak Kabupaten Agam sering terpilih menjadi hewan kurban presiden karena memiliki bobot besar serta kualitas yang baik.(da*)


