Notification

×

Iklan

Tradisi Bakaua Lindang di Solok Kembali Digelar

Minggu, 29 Maret 2026 | 02:33 WIB Last Updated 2026-03-28T19:33:00Z

Tradisi Bakaua Lindang sebagai Bentuk Ungkapan Syukur 

Solok, Rakyatterkini.com — Masyarakat Guguak Runciang, Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, kembali menggelar tradisi adat Bakaua Lindang pada Jumat (27/3/2026).

Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini menjadi salah satu bukti bahwa budaya Minangkabau masih tetap hidup dan lestari hingga saat ini.

Bakaua Lindang bukan hanya sekadar acara adat, melainkan juga bentuk rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT. Melalui kegiatan ini, warga bersama-sama memanjatkan doa agar nagari senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan.

Nuansa khidmat sangat terasa dalam setiap prosesi yang diikuti oleh para tokoh adat, alim ulama, ninik mamak, serta masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Ketua TP PKK Kabupaten Solok Nia Jon Firman Pandu, serta sejumlah kepala OPD.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal,” ujar Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa Bakaua Lindang merupakan warisan budaya yang mengandung nilai kebersamaan sekaligus spiritualitas yang tinggi. Tradisi ini juga menunjukkan eratnya hubungan masyarakat dengan adat, alam, dan Sang Pencipta.

“Bakaua Lindang bukan hanya tradisi, tetapi juga identitas dan jati diri masyarakat. Di dalamnya ada nilai syukur, persatuan, dan kebersamaan yang harus terus kita jaga,” katanya.

Rangkaian acara adat diisi dengan doa bersama, makan bajamba, dan sejumlah prosesi tradisional yang mempererat silaturahmi antarwarga. Suasana penuh kekeluargaan pun begitu terasa, memperlihatkan bahwa adat masih menjadi pengikat dalam kehidupan masyarakat.

Bupati juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan tradisi seperti Bakaua Lindang. Menurutnya, keberlanjutan budaya sangat bergantung pada kepedulian generasi penerus.

“Tradisi Bakaua Lindang di Nagari Sirukam menjadi bukti bahwa kearifan lokal tetap hidup dan relevan. Lebih dari sekadar ritual, tradisi ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus diwariskan dari generasi ke generasi,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update