Jakarta, Rakyatterkini.com – Tradisi mudik setiap tahun selalu dinanti menjelang Hari Raya Idul Fitri. Menurut prediksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sekitar 143,91 juta orang diperkirakan akan melakukan mudik pada Lebaran 2026.
Moda transportasi yang paling sering digunakan adalah mobil pribadi. Baik mudik dengan mobil, motor, maupun transportasi umum, perjalanan panjang ini menuntut tubuh untuk duduk dalam waktu lama, yang bisa berdampak pada kesehatan.
Dr. dr. Zaenal Muttaqien AIFM, pakar dan dosen fisiologi olahraga Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKK-KMK UGM), menjelaskan bahwa duduk terlalu lama dapat menyebabkan pusing, pandangan berkunang-kunang, dan hilangnya konsentrasi. Untuk mengatasinya, berikut beberapa tips penting bagi pemudik:
1. Istirahat 2 Menit dan Bergerak
Duduk statis selama lebih dari satu jam dapat membuat sendi, terutama lutut dan punggung, terasa kaku. Zaenal menyebutkan bahwa otot betis dan otot pernapasan berperan sebagai “pompa anti gravitasi” yang membantu peredaran darah.
Saat duduk terlalu lama, darah cenderung mengumpul di kaki, menyebabkan bengkak atau kesemutan. Hal ini juga mengurangi aliran darah ke jantung dan otak, sehingga pusing dan hilang konsentrasi bisa terjadi.
Solusinya, ambil waktu sekitar 2 menit setiap beberapa jam untuk bergerak dan mengatur pernapasan. Gerakkan kaki untuk memompa darah dari betis, dan tarik napas panjang secara perlahan untuk membantu aliran darah kembali ke jantung dan otak.
2. Hindari Makan Berlebihan
Kelelahan merupakan masalah umum pemudik. Zaenal menekankan pentingnya menjaga asupan makanan dan minuman agar tidak berlebihan. Perut yang terlalu penuh memerlukan lebih banyak darah untuk proses pencernaan, sehingga suplai darah dan oksigen ke otak berkurang, menimbulkan rasa kantuk.
“Makan dan minumlah secukupnya saja, jangan berlebihan,” sarannya.
3. Persiapkan Fisik Minimal 6 Bulan Sebelumnya
Persiapan fisik untuk mudik idealnya dilakukan jauh-jauh hari, minimal enam bulan sebelum perjalanan. Latihan rutin membantu sendi tetap lentur dan tubuh siap menempuh perjalanan panjang.
Zaenal menyarankan olahraga ringan tiga kali seminggu selama 30–40 menit, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Jika persiapan panjang tidak memungkinkan, pemudik tetap disarankan melakukan peregangan, menjaga asupan gizi seimbang, dan cukup istirahat.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, mudik bisa dijalani lebih nyaman, aman, dan tetap menyenangkan bersama keluarga tercinta.(da*)


