Notification

×

Iklan

Tiga Anak Tewas dalam Kebakaran Rumah di Sorong

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:33 WIB Last Updated 2026-03-11T20:33:00Z

Rumah di Sorong, Papua Barat Daya, terbakar dini hari menewaskan tiga anak. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di kompleks belakang Taman Makam Pahlawan Tri Jaya Sakti, Kota Sorong, Rabu (11/3/2026) pukul 01.30 WIT. Dalam musibah ini, tiga anak tewas, sementara dua saudara mereka berhasil selamat.

Korban yang meninggal adalah Iren Latuharhary (14), pelajar SMP kelas I, Pangeran Latuharhary (6), siswa SD kelas I, dan Antoni Latuharhary (1). Kedua orang tua korban tidak berada di rumah saat kejadian; sang ibu sedang berlayar untuk berdagang asongan, sedangkan ayahnya keluar rumah untuk menemui seorang teman. 

Diduga, ketiga anak itu sedang tertidur lelap ketika api mulai membakar rumah, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Dua saudara yang selamat, Imanuel Latuharhary (5) dan Diran Latuharhary (4), berhasil keluar tanpa cedera.

Isak tangis keluarga pecah di kamar jenazah RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, ketika kerabat melihat kondisi jenazah yang hangus terbakar. Ketegangan sempat terjadi karena ayah korban hampir diamuk warga dan keluarga yang marah.

Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Koferbuk, Ruben Isir, mengatakan kebakaran terjadi saat sebagian besar warga tengah tidur. Rumah korban berlokasi cukup jauh dari permukiman dan berada di kaki gunung, sehingga proses pemadaman menjadi sulit. 

“Tiga korban, dua laki-laki dan satu perempuan. Saat mencoba memadamkan api, kami kesulitan karena rumah berada jauh di bawah kaki gunung,” jelas Ruben.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga U. Tan, menyatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Dari informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh salah satu anak yang bermain korek api.

Tim identifikasi Satreskrim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyisir seluruh bagian rumah yang terdiri atas dua kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah, dan dapur. Polisi menemukan serpihan tulang, tengkorak korban, serta gelang yang masih melingkar di pergelangan salah satu jenazah. Berbagai barang bukti juga dikumpulkan untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Kami masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait penyebab, kondisi rumah, dan keterangan saksi-saksi lainnya,” ujar AKP Afriangga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update