Bukittinggi, Rakyatterkini.com– PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor konstruksi melalui program edukatif dan silaturahmi bertajuk Temu Tukang: Akademi Jago Bangunan. Acara ini menyasar para pekerja konstruksi di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi, dan sukses digelar di Bukittinggi pada Sabtu (28/2/2026).
Sejak siang, sekitar 100 tukang bangunan dari berbagai kecamatan antusias hadir, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah interaktif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan teknik terkini di dunia konstruksi.
Acara ini dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang, antara lain Kepala Departemen Penjualan Rakhmat Hidayat; Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah SIG, Nanda Kurniawan; Sie Penjualan Wilayah Sumatera Barat, Hari Khairun; Manajer Technical & Support Customer, Yulmidawati; dan Staf Quality Assurance Officer, Darwas. Kehadiran perwakilan distributor resmi, seperti PT Puskud Jaya Bersama, PT Andalas Jaya Bersama, PT Cendana Sembilan, dan beberapa lainnya, juga menambah semarak kegiatan.
Dalam sambutannya, Rakhmat Hidayat menekankan pentingnya peran tukang sebagai ujung tombak industri konstruksi. “Tukang bukan sekadar pengguna produk kami, tetapi mitra strategis yang menentukan kualitas bangunan di lapangan,” ujarnya. Ia menambahkan, PT Semen Padang tengah menyiapkan program sertifikasi profesi bagi komunitas Jago Bangunan, agar keterampilan teknis mereka mendapat pengakuan resmi.
Nanda Kurniawan sependapat, menyebut para tukang sebagai bagian integral dari keluarga besar perusahaan. “Kami menyebut mereka Jago Bangunan karena melalui tangan merekalah kualitas produk kami terealisasi di lapangan,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang transfer ilmu. Yulmidawati memaparkan karakteristik berbagai produk unggulan PT Semen Padang, mulai dari proyek rumah hunian hingga infrastruktur berskala besar. Darwas memberikan pelatihan teknis mendalam, mencakup pemasangan dinding bata, plesteran, hingga acian akhir, termasuk rasio campuran, teknik pengadukan, dan ketepatan waktu pengerjaan demi bangunan yang kokoh dan tahan lama.
Antusiasme peserta mencapai puncaknya pada sesi diskusi interaktif. Banyak tukang aktif berkonsultasi terkait kendala teknis di lapangan. Usman Ujang, perwakilan distributor PT Puskud Jaya Bersama, mengapresiasi langkah PT Semen Padang dalam membina mitra kerja di tingkat akar rumput. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena tukang memegang peran penting dalam menghadirkan bangunan layak bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pengundian hadiah hiburan yang menambah keakraban. Salah satu peserta, Suardi dari Tilatang Kamang, beruntung membawa pulang sepeda. “Biasanya kami hanya mengenal semen dari merek dan kemasannya. Di sini kami belajar penggunaan yang tepat sesuai kebutuhan bangunan. Sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Melalui Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang tidak hanya memperluas pasar, tetapi juga aktif membangun ekosistem konstruksi yang unggul dan berkelanjutan melalui pemberdayaan tukang lokal.(da*)


