Padang Aro, Rakyatterkini.com– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, permintaan dan harga sejumlah kebutuhan pangan di Kabupaten Solok Selatan mulai mengalami peningkatan. Beberapa komoditas utama seperti cabai, daging sapi, dan ayam di Pasar Muara Labuh tercatat naik meski tidak signifikan, sejalan dengan tingginya aktivitas pembelian masyarakat.
Mimi (35), salah seorang pedagang telur di pasar tersebut, mengungkapkan permintaan telur yang dijualnya meningkat pesat. Hingga pukul 10.00 WIB, 100 papan telur yang dibawanya pagi itu sudah habis terjual. Ia pun menambah stok untuk memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi.
“Biasanya per hari bisa terjual 100 papan telur, tapi hari ini sudah habis. Jadi saya harus menambah pasokan lagi,” ujar Mimi saat berbincang dengan Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, di Pasar Muara Labuh, Kamis (12/3/2026).
Mimi menjual tiga jenis telur, yakni ayam ras, bebek, dan puyuh. Meski permintaan meningkat, harga telur relatif stabil, dengan sedikit kenaikan pada telur puyuh.
Hal serupa juga dialami pedagang daging sapi dan ayam. Harga daging sapi kini mencapai Rp 150 ribu per kilogram, seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran. Menurut tradisi masyarakat Minangkabau, banyak hidangan khas Lebaran yang berbahan dasar daging, terutama rendang. Para pedagang dipastikan akan tetap memenuhi kebutuhan pasar hingga mendekati Idul Fitri, dengan prediksi harga tetap stabil.
Sementara itu, harga ayam terus naik hingga sekitar Rp 80 ribu per ekor (±2 kg), yang berimbas pada menurunnya daya beli masyarakat. Kenaikan harga komoditas lain seperti cabai, bawang, dan ikan juga terjadi, namun masih dalam batas wajar dan pasokan cukup memadai.
Wakil Bupati Yulian Efi menyatakan, hasil inspeksi ke dua pasar di Solok Selatan selama dua hari berturut-turut menunjukkan stok pangan melimpah dan masyarakat tidak akan kesulitan memenuhi kebutuhan mereka.
“Setelah pengecekan, sebagian besar kebutuhan pangan tersedia dengan harga wajar. Daging, ayam, ikan, cabai, dan beras semua stoknya cukup. Kenaikan harga ada, tapi tidak signifikan. Kebutuhan masyarakat akan terus terpenuhi hingga Lebaran,” ungkap Yulian.
Turut mendampingi, Kapolsek Sungai Pagu, Iptu Azwar, memastikan pihak kepolisian turut mengawasi stabilitas harga dan pasokan, serta mencegah penimbunan atau penggelembungan harga di wilayahnya.(Alwis)


