Notification

×

Iklan

Panduan Niat Zakat Fitrah untuk Diri dan Keluarga

Jumat, 20 Maret 2026 | 12:09 WIB Last Updated 2026-03-20T06:27:01Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Penting bagi setiap orang untuk mengetahui bacaan niatnya, setidaknya untuk diri sendiri.

Zakat fitrah wajib dikeluarkan pada bulan Ramadhan sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Selain sebagai penyuci jiwa setelah menunaikan ibadah puasa, zakat ini juga menjadi sarana berbagi kebahagiaan kepada sesama yang kurang mampu. 

Dengan menyalurkan zakat, mereka pun dapat merayakan Idulfitri dengan layak dan merasakan sukacita serta kemenangan di hari raya.

Bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri

Dalam menunaikan zakat fitrah, membaca niat merupakan syarat sah. Tanpa niat, zakat tidak dianggap sah. Berdasarkan laman MUI Digital, berikut bacaan niat untuk diri sendiri:


ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardhan lillaahi ta'aalaa.

Arti:
Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta’ala.

Bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga

Jika zakat ditujukan untuk diri sendiri sekaligus keluarga yang menjadi tanggungan, bacaan niatnya berbeda:


ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'anni wa 'an jamii'i ma yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardhan lillaahi ta'aalaa.

Arti:
Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh anggota keluarga yang menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta’ala.

Syarat dan besaran zakat fitrah 2026

Mengutip laman BAZNAS, zakat fitrah berdasarkan hadis Ibnu Umar RA diwajibkan dengan takaran satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum untuk setiap muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun dewasa (HR. Bukhari dan Muslim).

Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang masih hidup pada bulan Ramadhan dan memiliki kelebihan rezeki untuk kebutuhan pokok pada malam dan hari Idulfitri.

Untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp50.000 per jiwa, setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Ketentuan ini mengacu pada Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 14 Tahun 2026.

Selain zakat fitrah, BAZNAS juga menetapkan besaran fidyah untuk tahun ini sebesar Rp65.000 per jiwa per hari.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update