Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah rumah di Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, roboh akibat longsor, Senin (30/3/2026). Peristiwa itu menimpa dua lansia yang sedang berada di dapur, hingga mengalami luka-luka karena terseret material tanah.
Kedua korban adalah Ita (72) dan adiknya, Emuh (72). Saat kejadian, keduanya tengah membereskan perabotan dan mencoba memindahkan lemari di area dapur.
Tarmini, tetangga sekaligus saksi mata, menuturkan sebelum rumah roboh terdengar suara gemuruh yang sangat keras dari arah belakang. Tidak lama kemudian, tanah di sekitar rumah korban longsor dan langsung merobohkan bangunan dapur.
“Suara gemuruhnya keras sekali. Tiba-tiba dapur rumah tetangga saya ambruk karena longsor,” kata Tarmini.
Ita, yang selamat, menceritakan bahwa ia dan adiknya tidak sempat menghindar ketika tanah bergerak dan ikut terseret bersama puing bangunan ke tebing di bawah rumah. Ia sempat terbenam di antara reruntuhan sebelum warga datang menolong.
“Ambruknya tiba-tiba saat kami lagi angkat lemari. Saya sempat tertimbun puing-puing bangunan sebelum akhirnya ditolong warga,” ucap Ita dengan suara pelan.
Kedua lansia berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar, namun mengalami luka di tangan, kaki, dan kepala akibat terkena puing. Mereka langsung dibawa ke IGD RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan perawatan.
Diduga longsor ini terjadi karena hujan deras yang mengguyur wilayah Rancakalong beberapa hari terakhir. Kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Saat ini, Ita dan Emuh sudah diungsikan ke rumah kerabat terdekat. Keluarga berharap ada bantuan dari pemerintah maupun dermawan untuk memperbaiki rumah yang rusak parah.(da*)


