Pasaman Barat, Rakyatterkini.com– Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menegaskan bahwa Kabupaten Pasaman Barat telah siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke-16 yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kesiapan Sirkuit Peridon, yang dinilai memenuhi syarat serta memiliki potensi besar sebagai lokasi pertandingan.
Hamdanus menjelaskan, kesiapan fasilitas pertandingan menjadi kunci utama dalam menyukseskan ajang Porprov. Ia menilai Sirkuit Peridon sudah memiliki sarana yang memadai serta pengalaman dalam menggelar berbagai event berskala besar.
“KONI Sumbar melihat Sirkuit Peridon layak dijadikan salah satu venue Porprov ke-16. Ini menunjukkan kesiapan Pasaman Barat sebagai tuan rumah,” ungkapnya.
Di sisi lain, tokoh masyarakat Pasaman Barat, Najjar Lubis, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porprov tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap berkontribusi aktif, termasuk dalam hal penyelenggaraan kegiatan.
“Peridon siap berperan dalam menyukseskan Porprov Sumbar ke-16. Kami juga siap bertanggung jawab demi kelancaran acara,” ujar Najjar.
Kesiapan ini semakin terlihat dari perkembangan olahraga otomotif di Pasaman Barat, khususnya di Sirkuit Peridon Siap Maju yang berada di kawasan wisata Peridon, Kecamatan Ranah Batahan.
Sirkuit tersebut dikenal sebagai arena balap grasstrack dan motocross yang kerap menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan bergengsi. Sirkuit Peridon Siap Maju Aek Nabirong juga termasuk salah satu sirkuit permanen yang representatif di daerah tersebut dan telah menjadi ikon balap di wilayah Sumatera.
Keunikan lintasan yang berada di tepi aliran sungai dengan air jernih serta desain permanennya menjadikan sirkuit ini memiliki daya tarik tersendiri, termasuk untuk pengembangan sport tourism di Pasaman Barat.
Hal ini semakin diperkuat dengan suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan PSM Grasstrack & Motocross Championship VII 2026 yang berlangsung pada 28–29 Maret lalu.
Ajang tersebut diikuti ratusan pembalap dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sumatera Barat tetapi juga dari luar provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, hingga Jambi.
Sebanyak 33 kelas perlombaan digelar, termasuk kelas khusus grasstrack yang menghadirkan pembalap dari luar daerah. Kejuaraan ini juga diramaikan oleh pembalap wanita serta pembalap muda berbakat di kategori mini moto.
Ketua panitia, M. Nur Rangkuti, menyebut kehadiran pembalap dari berbagai daerah membuat persaingan menjadi semakin kompetitif dan menarik.
“Partisipasi pembalap dari luar Sumatera, termasuk pembalap wanita dari berbagai daerah, membuat event ini semakin semarak,” katanya.
Antusiasme masyarakat pun terlihat sangat tinggi. Pada puncak acara yang berlangsung Minggu (29/3/2026), jumlah penonton mencapai lebih dari 12 ribu orang, dengan seluruh tiket yang disediakan panitia habis terjual.
Berbagai kelas yang dipertandingkan meliputi trail tune up 180 cc 4 tak (open), trail standar 155 cc 4 tak (open), hingga kelas campuran 250 cc (open), dengan total hadiah juara umum mencapai Rp30 juta.
Melihat kesuksesan penyelenggaraan event serta tingginya minat peserta dan penonton, Sirkuit Peridon dinilai sangat layak menjadi salah satu venue utama dalam Porprov Sumbar ke-16.
Hal ini sekaligus menegaskan kesiapan Pasaman Barat sebagai tuan rumah, baik dari sisi fasilitas, pengalaman menggelar event, maupun dukungan masyarakat terhadap kegiatan olahraga berskala besar.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, tokoh masyarakat, serta para pelaku olahraga, Pasaman Barat optimistis mampu menyelenggarakan Porprov Sumbar 2026 dengan sukses.(da*)


