Notification

×

Iklan

Kunjungan ke BIM Naik 12 Persen Saat Libur Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 | 23:13 WIB Last Updated 2026-03-23T16:13:00Z

Bandara Internasional Minangkabau

Padang, Rakyatterkini.com– Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan ke daerah tersebut melalui Bandara Internasional Minangkabau mengalami peningkatan sekitar 12 persen selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, hasil pemantauan yang dilakukan pada Jumat (20/3) menunjukkan adanya lonjakan penumpang yang datang ke Sumatera Barat dibandingkan hari biasa.

Mahyeldi menjelaskan, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya menciptakan suasana Lebaran yang aman, tertib, dan nyaman bagi para pemudik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan petugas serta posko pelayanan di berbagai lokasi strategis.

Selain itu, ia juga mengimbau para bupati dan wali kota untuk menjaga kualitas pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan di objek wisata. Hal ini penting karena sektor pariwisata menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.

Ia menegaskan bahwa momen libur panjang Idul Fitri harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama dengan memastikan para wisatawan merasa aman dan nyaman selama berkunjung.

Mahyeldi turut mengingatkan pelaku usaha di kawasan wisata, termasuk pengelola restoran, agar tidak melakukan pungutan liar maupun menaikkan harga secara sepihak tanpa informasi yang jelas kepada pengunjung.

Ia berharap Sumatera Barat tetap menjadi destinasi favorit wisatawan saat libur Lebaran, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa seluruh restoran dan kafe di kawasan wisata wajib menampilkan daftar menu lengkap beserta harga.

Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah praktik harga tidak wajar yang dikenal masyarakat sebagai “mamakuak”. Pemerintah Kota Padang juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 500.13.2/52/Dispar-pdg/2026 terkait kepastian harga sebagai bentuk perlindungan bagi konsumen.

Selain itu, wisatawan diimbau untuk selalu mengecek harga makanan dan minuman sebelum melakukan transaksi guna menghindari hal-hal yang merugikan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update