Notification

×

Iklan

KONI Sumbar Siapkan Atlet Menuju PON 2028

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:16 WIB Last Updated 2026-03-11T08:16:00Z

KONI Sumbar kumpulkan pelatih binaan jelang Porprov 2026.

Padang, Rakyatterkini.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menggelar pertemuan dengan puluhan pelatih dari berbagai cabang olahraga untuk menyosialisasikan roadmap pembinaan dan mengevaluasi hasil tes atlet. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Acara yang masuk dalam program Pelatihan Provinsi (Pelatprov) diselenggarakan di Ruang Sidang Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang, Selasa (10/3/2026). Program ini akan berjalan sepanjang Maret hingga Desember 2026.

Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa target utama Sumbar di PON 2028 adalah menembus posisi 10 besar nasional. “Sebelum menetapkan target, saya selalu mengevaluasi kondisi secara menyeluruh agar yakin target ini realistis dan bisa dicapai bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hamdanus memberikan ucapan selamat kepada para pelatih yang resmi bergabung dalam Pelatprov. Ia menyebut pertemuan awal ini sebagai momentum penting untuk meletakkan fondasi prestasi atlet di masa depan.

Hamdanus juga memberi apresiasi kepada tim monitoring dan evaluasi (monev) Pelatprov serta para pelatih yang dipilih oleh masing-masing pengurus provinsi cabang olahraga. 

“KONI tidak berarti apa-apa tanpa prestasi. Pelatih yang ditugaskan memiliki pengalaman nasional maupun internasional, sehingga kualitas pembinaan bisa terjamin,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara KONI dan pelatih. “KONI menyiapkan seluruh dukungan pembinaan, sementara pelatih fokus mempersiapkan atlet. Kedua unsur ini harus berjalan beriringan untuk meraih prestasi,” jelas Hamdanus.

Mengenai anggaran, Hamdanus mengakui dana saat ini belum sepenuhnya mencukupi, namun pihaknya berupaya menambah dukungan melalui APBD Perubahan dan sumber lainnya. “Jika prestasi terlihat, DPRD dan Pemprov Sumbar pasti mendukung. KONI juga akan mencari tambahan anggaran bila diperlukan,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Dr. Septri, menyebutkan bahwa dari proses verifikasi, terdapat 35 cabang olahraga yang akan dibina melalui Pelatprov. 

Sebagai tahap awal, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) telah melaksanakan tes fisik, kesehatan, dan psikotes untuk para atlet. “Tes pertama ini untuk melihat kondisi awal atlet, bukan untuk seleksi. Tes kedua pada Mei akan menilai peningkatan performa,” ujar Septri.

KONI Sumbar menargetkan 19 medali emas sekaligus masuk 10 besar nasional pada PON 2028. Target ini dinilai realistis jika setiap cabang olahraga berhasil menyumbangkan medali emas. Para atlet juga dikelompokkan dalam empat kategori, yakni atlet andalan, prioritas, potensial, dan binaan.

Ketua Pelatprov, Dr. Risky Syahputra, menekankan bahwa program ini berbasis data hasil tes atlet agar pembinaan lebih terukur. “Pelatprov tidak lagi berdasarkan asumsi, melainkan data fisik, kesehatan, dan psikologi atlet. Pelatih dapat merancang latihan tepat sasaran dan memantau perkembangan atlet secara objektif,” katanya.

Risky menambahkan, evaluasi berkala menjadi kunci dalam program Pelatprov untuk memastikan setiap atlet mengalami peningkatan performa secara konsisten. “Dengan pemantauan rutin, kita dapat menilai perkembangan atlet sekaligus menyesuaikan program latihan jika diperlukan,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update