Jakarta, Rakyatterkini.com — Kementerian Haji dan Umrah terus memantau serta mengkoordinasikan kepulangan jemaah umrah Indonesia yang terdampak penjadwalan ulang penerbangan di Arab Saudi, menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
M. Ilham Effendy, Staf Teknis Urusan Haji di Jeddah, menyampaikan bahwa tim di lapangan aktif memantau kondisi jemaah serta menjembatani komunikasi antara mereka, maskapai, dan penyelenggara perjalanan. Tujuannya agar proses kepulangan dapat berlangsung aman dan tertib.
“Tim kami terus berkoordinasi dengan maskapai, penyelenggara perjalanan, dan pihak terkait lain untuk memastikan kepulangan jemaah tetap sesuai jadwal yang tersedia,” jelas Ilham dalam keterangan resmi, Selasa (10/3).
Ilham menambahkan, sejumlah kelompok jemaah umrah memang mengalami penjadwalan ulang penerbangan ke Indonesia.
Pertama, per Minggu (8/3), 17 jemaah dari PT BMA dijadwalkan ulang untuk terbang pada Selasa (10/3) dan Sabtu (14/3). Saat ini, seluruh jemaah berada di Makkah.
Kedua, 67 jemaah dari PT RLW juga menunggu jadwal penerbangan pengganti. Beberapa di antaranya telah kembali ke Indonesia pada Senin (9/3) menggunakan Ethiopian Airlines dan Garuda Indonesia.
Ketiga, tim Kemenag juga memfasilitasi lima jemaah umrah mandiri yang terdampak pembatalan rute penerbangan Madinah–Mumbai. Proses pengurusan refund tiket dan penjadwalan penerbangan pengganti tengah dilakukan maskapai, dengan rencana keberangkatan menggunakan Saudia Airlines pada 15 Maret 2026.
Selain itu, KJRI Jeddah memantau kepulangan 2.062 jemaah umrah Indonesia, sehingga total jemaah yang kembali ke Tanah Air sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2026 mencapai 19.509 orang. Sementara itu, pada 8 Maret, tercatat 434 jemaah baru tiba di Arab Saudi.
Ilham menegaskan, pemantauan dan koordinasi akan terus dilakukan dengan pihak terkait agar seluruh perjalanan jemaah berjalan lancar sesuai ketentuan.
“Koordinasi dan pemantauan akan terus kami lakukan bersama pihak terkait agar proses kepulangan jemaah berjalan aman dan tertib,” tutupnya.(da*)


